Bupati Bengkalis Sebut Bukan Orang Baru Bagi Warga Minang

oleh -30.090 views

BENGKALIS|METROTEMPO-Bupati Bengkalis, Kasmarni, menghadiri pengukuhan pengurus Gonjong Limo Bathin Solapan serta peletakan batu pertama gedung Serbaguna Gonjong Limo Kabupaten Bengkalis di Jalan Pahlawan, Desa Balai Makam,Minggu (28/11/2021).

Kehadiran Kepala Daerah Bengkalis di tengah masyarakat Minang itu disambut meriah oleh masyarakat Gonjong Limo asal Payakumbuh. Dua Kepala Daerah asal Payakumbuh masing-masing, Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan Wakil Walikota Payakumbuh, Sumbar Erwin Yunaz menjadi tamu istimewa bagi Kasmarni di helat akbar Warga Gonjong Limo Bathin Solapan.

Dihadapan masyarakat dan tamu jauh dari Provinsi Tetangga tersebut, Bupati Kasmarni menyampaikan bahwa sosoknya bukanlah orang yang baru lagi bagi masyarakat Minang. Hubungan persaudaraan dan kekeluargaannya dengan masyarakat Minang sangat kental sekali. Saking dekatnya, dia pernah dinobatkan sebagai “Bundo Kanduang” bagi keluarga Minang Pariaman.

“Ini bukti begitu dekatnya hubungan saya dengan masyarakat kabupaten Bengkalis bersuku minang. Artinya apa, saya minta kedekatan kita ini, hendaknya dapat membuat kita selalu bersama, bersatu padu, bergandeng tangan untuk membangun daerah ini. Jangan lagi kita terpecah belah. Karena untuk membangun daerah ini perlu kebersamaan, dan dengan kebersamaan itulah kita menjadi kuat dan hebat,” jelasnya.

Kasmarni juga menyebut semua orang yang berasal dari ranah minang yang saat ini tinggal di Bathin Solapan, sudah merupakan warga Bathin Solapan. Hanya saja suku dan tempat asalnya dari Kabupatan Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh. Begitu juga dengan suku-suku lainnya yang saat ini telah menjadi warga Bathin Solapan.

“Selama ini kita selalu beranggapan, bahwa masyarakat Gonjong Limo adalah masyarakat yang berasal dari kabupatan Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh, di Kecamatan Bathin Solapan ini adalah pendatang. Karena kita selalu mengartikan, pendatang itu adalah orang yang bersuku pendatang yang tinggal di kecamatan Bathin Solapan. Akan tetapi menurut kami, lebih tepatnya, Gonjong Limo adalah masyarakat Bathin Solapan yang berasal dari Kabupatan Lima Puluh kota dan kota Payakumbuh,” jelas Kasmarni yang disambut tepuk tangan gemuruh dari para undangan.

Disampaikannya, memaknai jika warga Gonjong Limo adalah warga Bathin Solapan, maka apapun yang dibuat Pemerintah Daerah wajib didukung dan diterapkan bersama.

“Semua masyarakat yang ada di daerah ini, baik Melayu, Sakai, Jawa, maupun Minang serta suku lainnya, akan menjadi masyarakat Bathin Solapan yang bersatu. Semuanya membaur saling membahu. Ikut membangun daerah menuju kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Lima Puluh Kota, Sumbar, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan Wakil Walikota Payakumbuh, Sumbar Erwin Yunaz yang datang jauh dari Sumbar menitipkan “urang kampuangnya” ke Bupati Kasmarni. Bupati dan wakil walikota yakin Bupati Kasmarni bisa menjadi pengayom yang baik bagi warga Sumbar yang ada di perantauan.

“Kami yakin dan percaya, masyarakat Gonjong Limo akan terayomi dengan Ibu Bupati. Ibu sosok pemimpin yang berkarakter, perempuan lagi. Masyarakat Gonjong Limo harus bangga punya Bupati seperti ini. Saya tak ragu menitipkan orang kampung saya ke ibu,” ujar Bupati Lima Puluh Kota yang mengaku dilantik serentak bersamaan dengan pelantikkan Bupati Kasmarni.

Senada Arsyadjuliandi Rahman selalu penasehat Gonjong Limo juga yakin Bupati Kasmarni menjadi figur pemimpin yang bisa mengayomi seluruh masyarakatnya.

“Kehadiran ibu Bupati ditengah kami sudah bukti bagaimana ibu Bupati dekat dengan masyarakat kami. Mari dukung program kerja Bupati untuk percepatan pembangunan di daerah ini,” ujar mantan Gubernur Riau ini.

Senada Ketua Gonjong Lima Provinsi Riau, Zahirman Zabir juga menyampaikan agar masyarakat Gonjong Limo Bathin Solapan dibawah kepemimpinan Joli Marta bersinergi untuk kemajuan pembangunan di Negeri Junjungan Bengkalis.[Rls/Z]

No More Posts Available.

No more pages to load.