Workshop dan Seminar Kewirausahaan untuk Usaha Skala Kecil oleh Dr. Bambang Suprapto dan Ketua DPRD Provinsi Riau

oleh -46.090 views

DUMAI | METROTEMPO  Kegiatan taruna/i Politeknik KP Dumai bisa berkolaborasi dengan masyarakat riau dalam menciptakan dan mengembangkan bisnis terutama didunia perikanan. Keynote Speaker di Webinar Politeknik KKP Dumai, Rabu (29/7/2020).

Pemanfaatan potensi perikanan di Provinsi Riau masih belum maksimal, apabila potensi perikanan yang ada diriau bisa dikelola dengan baik maka perekonomian darat akan meningkat, dan jumlah pengagguran akan menurun.

Ketua Panitia Bapak M. Habib Ey, S.Tr.Pi, M.Si dengan adanya
rancangan awal berdirinya pendidikan politeknik dibawah kementerian kelautan dan perikanan disetting kedepan bukan sebagai PNS tetapi disetting untuk menjadi para pelaku usaha dibidang perikanan, karna 50% dari taruna/i yang kita terima merupakan anak pelaku usaha perikanan, supaya taruna/i bisa memoderenisasi dan mengembangkan usaha orang tuanya, “ucapnya.

“Selain itu pendidikan ini agar menyiapkan SDM yang memiliki karakter yang baik, demikian juga menyiapkan SDM yang memiliki keahlian dibidangnya baik dibagian pengolahan ikan, mesin perikanan, dan penangkapan ikan kita berikan keterampilan dengan teknologi terkini dengan bidangnya masing-masing dan sudah berjalan cukup baik,”ungkap M.Habib.

“Unit Teaching Factory / Kewirausahaan dan Unit P3M Politeknik KP Dumai melaksanakan Workshop dan Seminar bisnis yang dilaksanakan pada tanggal 28 & 29 Juli 2020.

“Materi yang diberikan terkait penguasaan penilaian peluang bisnis dan penyusunan rencana bisnis sederhana untuk bisnis skala kecil. Workshop dilaksanakan secara daring melalui platform zoom meeting, “terang M. Habib ketua penitia.

Pengantar seminar yaitu Kepala Pusat Pendidikan Kementerian Kelautan dan Perikanan Bapak Dr. Bambang Suprakto, A.Pi, MT kegiatan ini merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan sesuai dengan program pusat pendidikan kelautan dan perikanan,

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri yaitu M. Setiawan Kusmulyono, M.M dan Sonny Agustiawan, ST., MSM, keduanya merupakan Dosen Universitas Prasetiya Mulya.

Dalam sambutan Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Bapak Iskandar Musa, A.Pi., M.M Keynote speaker Ketua DPRD Provinsi Riau Bapak H. Indra Gunawan Eet, Ph.D

“Kegiatan ini merupakan salah satu program pengembangan kewirausahaan di Politeknik KP Dumai yang wajib dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh taruna/i. Tahun-tahun sebelumnya kegiatan ini diadakan secara langsung dikampus namun karna masih dalam suasana pandemi covid-19, maka pelaksanaan nya kami lakukan secara daring.

Dengan harapan, diadakannya kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan dan kapasitas dalam melaksanakan usaha secara umum khususnya dalam bidang kelautan dan perikanan,”ungkap M. Habib Ey, S.Tr.Pi, M.Si Ketua Panitia.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi Riau, H.Indra Gunawan Eet, Ph.D mendukung munculnya jiwa-jiwa Entrepreneurship Muda di Riau khususnya sivitas Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai.

Menurut Eet, inilah yang akan menjadi cikal bakal pengusaha masa depan yang mampu membantu pemerintah dalam mengerakkan sumber perekonomian dan dapat mengurangi jumlah pengangguran khususnya di Riau, “ucapnya.

Politisi partai Golkar ini, mengatakan anak-anak muda harus berani dan mampu berjiwa usaha sehingga mampu mengeksplore kemampuan yang dimiliki dan tidak berpikir hanya menjadi pekerja terhadap orang lain.

“Yang saya ketahui dan saya baca, Entrepreneurship adalah keyakinan kuat yang ada dalam diri seseorang untuk mengubah dunia melalui ide dan inovasinya.

kegiatan ini merupakan salah satu program pengembangan kewirausahaan di Politeknik KP Dumai yang wajib dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh taruna/i. Tahun-tahun sebelumnya kegiatan ini diadakan secara langsung dikampus namun karna masih dalam suasana pandemi covid-19, maka pelaksanaan nya kami lakukan secara daring. Dengan diadakannya kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan dan kapasitas dalam melaksanakan usaha secara umum khususnya dalam bidang kelautan dan perikanan,”jelasnya. (Zulfan)