Miris..! Jelang Akhir Tahun,Pemda Siak Pangkas Dana Kampung 2021

oleh -333.090 views

SIAK|METROTEMPO-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak Provinsi Riau, dikabarkan membuat kejutan yang benar-benar mengejutkan bagi Pemerintah Kampung (Pemkam) yang ada di Kabupaten Siak. Betapa tidak, di saat masih memasuki tahun berjalan (September, red), tiba-tiba Pemda Siak mengabarkan akan memotong dana kampung yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Siak tahun 2021.

Akibat adanya pemotongan dana kampung yang akan dilakukan oleh Pemda Siak tersebut, sejumlah penghulu (kepala kampung, red) di Kabupaten Siak mengaku sangat sedih dan kecewa.

“Kami galau, di saat memasuki tahun berjalan tiba-tiba ada kabar akan adanya pemotongan dana kampung, padahal di dalam dana kampung (APBKam, red) 2021 itu ada anggaran untuk keperluan membayar gaji perangkat dan aparat kampung seperti Ketua RT dan RK. Kalau dana kampung itu dipotong yah bisa tidak cukup untuk membayar gaji Ketua RT/RK nantinya. Bahkan pada pencairan dana kampung kemarin, hanya terbayarkan Dua bulan gaji perangkat, masih ada Tiga bulan yang belum terbayarkan,” ujar salah seorang penghulu yang enggan disebut namanya, Kamis (30/09/2021) kepada Metrotempo.co.

Guna memastikan jumlah besaran dana kampung yang akan dipotong oleh Pemda Siak itu, awak media berusaha mengkonfirmasi Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Siak Leonardus Budhi Yuwono.

“Iya, pada anggaran perubahan ada pengurangan perhitungan alokasi dana kampung yang disebabkan berkurangnya dana transfer dari pusat. Dengan demikian, kita mengharapkan pemerintah kampung memprioritaskan membayarkan Penghasilan Tetap (Siltap) perangkat kampung. Sejauh ini kita pantau untuk pembayaran Siltap masih cukup. Adapun besaran pemotongan dana kampung itu sekitar 8 Persen bagi masing-masing kampung,” jawab Budhi.

Berdasarkan informasi yang diterima awak media, sejauh ini masih ada sejumlah perangkat dan aparat kampung di Kabupaten Siak yang belum menerima gaji selama lebih dari 3 bulan, dan ada juga yang belum terbayarkan secara penuh hingga memasuki bulan Oktober 2021 ini.

Melihat kondisi yang memprihatinkan tersebut, sudah semestinya Pemda Siak segera mencarikan solusi terbaik agar gaji para perangkat maupun aparat kampung di Kabupaten Siak bisa segera terbayarkan sesuai yang diharapkan.

Laporan: Tok

No More Posts Available.

No more pages to load.