Wakil Bupati Bengkalis Ikut Memusnahkan 30 Kg Narkoba Jenis Sabu

oleh -158.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Bupati Bengkalis diwakili Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika sekaligus penandatanganan berita acara, bertempat di Halaman Mapolres Bengkalis, Kamis (08/12/2022) pagi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, barang bukti yang diterima Polres Bengkalis yakni Narkotika jenis sabu-sabu terbaru dengan berat 30 Kg merupakan hasil sitaan dari Polres Bengkalis dari Tiga orang tersangka.

Menurut Kapolres Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko, Narkoba merupakan salah satu benda haram yang merusak moral Bangsa dan Generasi Bangsa.

“Untuk itu, kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi narkoba karena efek Narkoba itu sangat besar. Kemudian kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah dan instansi vertikal untuk bersama-sama memberantas narkoba ini,” ungkap Kapolres Bengkalis.

Sementara itu, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso mengapresiasi kepada bapak Kapolres Bengkalis, Dandim, Kejaksaan Negeri, dan Forkopimda yang telah bekerja keras, bekerja luar biasa dalam menangani jaringan narkoba di Kabupaten Bengkalis.

“Kami berharap ini tetap konsisten dan jangan makin lemah. Narkoba itu berbahaya dari jenis apapun itu,” jelas Bagus.

Mari kita perang terhadap Narkoba dimulai dari keluarga kita, dari dari anak kita dan seluruh masyarakat, Insya Allah kalau kita komitmen semuanya akan teratasi, ajak Bagus.

Turut hadir pada pemusnahan barang haram tersebut, Kepala Bea Cukai Bengkalis Irwan Kurniawan, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis Anuar, Dandim 03/03 Bengkalis Hendik Yunia, Danposal Bengkalis Serda MES R. M Dalimunte.

Kemudian Perwakilan dari Satuan Polisi Pamong Praja Bengkalis Syamsul Alam Syah, Kepala Lembaga Permasyarakatan Bengkalis Eddi Mulyo, Panitra PN Bengkalis Tagor dan perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkalis Juriko Widisono, Perwakilan LAMR Bengkalis Datuk Muhammad Isnaini, dan undangan Lainnya. (Prokopim/ zulfan)

No More Posts Available.

No more pages to load.