Bupati Bengkalis Buka Acara Pembinaan Keterampilan Keagamaan

oleh -116.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono membuka acara pembinaan keterampilan keagamaan khususnya penguatan kemampuan berbahasa arab dan pembacaan kitab kuning tahun 2022, bertempat di Aula Hotel Marina Bengkalis, Sabtu (10/12/2022) pagi.

Turut hadir Kakan Kemenag Bengkalis H. Khaidir, Ketua MUI Kab. Bengkalis H. Amrizal, Kadis Pengendakian Penduduk dan Keluqrga Berencana Kab. Bengkalis Hambali, Kapolsek Bengkalis Rudi Irwanto, Danramil 01/Bengkalis Kapten Cpl Hendriko, Kejaksaan Bengkalis diwakili Triono, Kasat Pol PP Bengkalis diwakili Kasubbag TU, Zulkifli, dan seluruh Peserta kader Intelektual Muslim di Kab. Bengkalis.

Dalam sambutanya Andris mengatakan bahwa pemerintah sangat mendukung upaya-upaya yang sudah dilakukan MUI Kabupaten Bengkalis. Apalagi tantangan yang dihadapi umat islam akhir-akhir ini cukup kompleks dan beragam. Tentu saja, hal ini membuat tugas dan peran MUI ke depan semakin bertambah berat.

“Sebagaimana dimaklumi bahwa agama tidak bisa dipisahkan dari negara. Agama merupakan aspek fundamental yang tumbuh dan mengakar dalam kehidupan manusia. Ianya menjadi sumber inspirasi dan pedoman bagi kita dalam bersikap dan berprilaku. hampir di semua gerak dan perjalanan kehidupan manusia, agama selalu mewarnainya,” jelas Andris.

Lalu lanjut Andris, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tentunya menyambut baik atas rencana program dan kegiatan yang telah disampaikan, karena kita harus bersinergi dalam upaya pengembangan dan pembinaan kegiatan keagamaan bersama MUI.

Kemudian sehubungan dengan itu, pemerintah memerlukan bantuan dan kerjasama dari berbagai pihak termasuk Majlis Ulama Indonesia dan ormas-ormas keagamaan lainnya. sehingga berbagai persoalan bisa diselesaikan dengan baik dan optimal, ujar Andris.

“Kepada peserta melalui pelatihan ini untuk bisa meningkatkan pengetahuan sehingga melahirkan kader-kader intelektual muslim yang terampil dan mandiri dalam bidang keagamaan serta mengenalkan pendekatan dan metode mempelajari islam dengan cara yang mudah dan berbasis teknologi,” pesan Andris.

Selain itu, ikuti pelatihan ini dengan serius, manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk menangkal pemahaman radikal mudah sekali mempengaruhi setiap kalangan yang kurang memahami agama islam dengan baik, harapnya. (Prokopim/zulfan)

No More Posts Available.

No more pages to load.