Alfedri apresiasi Kerjasama DKP dan TP PKK Siak Untuk Tekan Angka Stunting

oleh -98.090 views

SIAK | Metrotempo.co – Untuk terus menekan angka Stunting di Kabupaten Siak, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Siak, menandatangani Kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Siak Alfedri, pada acara Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal, di Lapangan Siak Bermadah, Kecamatan Siak, Selasa (13/12/2022).

Dalam sambutannya, Bupati Siak Alfedri mengapresiasi dengan adanya penandatanganan kerjasama antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak, dengan TP PKK Kabupaten Siak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengapresiasi dengan adanya penandatanganan kerjasama ini. Dan sangat berharap jumlah Stunting di Kabupaten Siak terus menurun setiap tahunnya, dengan kerjasama dan upaya dari semua pihak”, ucap Alfedri.

Alfedri menambahkan, salah satu masalah kekurangan gizi yang menjadi perhatian Pemerintah adalah Stunting. Yakni kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis.

“Oleh karena itu, untuk mencegah stunting diperlukan keseimbangan antara makan yang bergizi, seimbang dan aman. Sehingga kami mengapresiasi dengan dilaksanakannya Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) oleh Dinas Ketahanan Pangan yang bekerjasama dengan TP PKK Siak”, jelasnya.

Terkait dengan Stunting, Alfedri menjelaskan bahwa dari jumlah angka stunting di Kabupaten Siak hanya 15% dari keluarga miskin, jadi sisanya keluarga yang mampu. Yang berarti ada keluarga yang belum memahami masalah stunting dan cara mengatasinya sejak dini.

“Saya berharap kepada pihak-pihak terkait seperti TP PKK baik di Kabupaten, Kecamatan hingga Kampung, juga Camat serta Dinas terkait agar mensosialisasikan masalah stunting ini kepada masyarakat ataupun calon ibu mendatang, untuk pencegahan sejak dini”, pintanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak Tri Handro Pramono, mengatakan bahwa MoU tersebut nantinya akan memperkuat untuk membuat Forum Ketahanan Pangan Kabupaten antara Dinas Ketahanan Pangan dengan TP PKK baik yang di Kabupaten, Kecamatan maupun di Kampung, yang Perbup nya sedang dalam proses. Dan Program unggulan Makcikku Mapan (Maksimalkan Keluarga Kecik Untuk Mandiri Pangan), yang akan akan menciptakan Program Kampung Mapan (Mandiri Pangan).

“Untuk mencegah Stunting, Program Makcikku Mapan tersebut yang akan langsung memberikan pemahaman dan solusi langsung kepada masyarakat terkait Stunting, yang akan melibatkan ibuk-ibuk PKK”, kata Kadis Ketahanan Pangan tersebut.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Siak Rasidah, mengatakan bahwa hari ini PKK Kabupaten Siak bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak menggelar Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal.

“Kegiatan ini diharapkan akan membuat keanekaragaman pangan yang tidak hanya bersumber dari nasi, juga tetap mempunyai gizi yang seimbang, yang bertujuan untuk mencegah stunting sejak dini”, kata Rasidah.

Selain itu, juga ada sosialisasi terkait makanan yang Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) yang diikuti oleh perwakilan siswa-siswi SLTA sederajat se-Kecamatan Siak.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tersebut, terkait dengan makanan yang sehat, bergizi dan seimbang. Sehingga pencegahan stunting bisa dilakukan sejak dini”, ucapnya. (Rls/A.waruwu)

No More Posts Available.

No more pages to load.