JAKARTA | Metrotempo.co – Ketua Umum Partai Demokrat AHY melakukan join press conference Pers Bahwa partai Demokrat yang telah secara bulat mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon Presiden republik Indonesia dalam pemilu 2024 mendatang. Kamis (2/3/2023) di Auditorium Yudhoyono Jakarta.
Berdialog dan Berdiskusi ngobrol santai tapi substansinya juga penting melakukan dialog gagasan partai Demokrat untuk memperjuangkan perubahan dan perbaikan dengan special cash dengan calon Presiden republik Indonesia Anies Baswedan menyampaikan apa yang ada di pikirannya, menguatkan Anis untuk kemudian maju sebagai calon pemimpin bangsa sebagai calon presiden. Untuk menyampaikan gagasan-gagasan yang dianggap penting. memanifestasikan gagasan-gagasan besar.
Paling tidak ada tiga elemen utama yang disampaikan.
“pertama : Demokrasi dan Kesetaraan hukum”.
“Kedua : Masalah Ekonomi, yang mana menurunnya daya beli masyarakat. harga-harga yang naik sehingga bisa dikatakan kehidupan rumah tangga juga sangat berat,
akhir-akhir ini perlu intervensi kebijakan dan prioritas yang tepat kita ingin dengarkan bagaimana masalah melihat ekonomi formal bukan hanya untuk segelintir orang hanya untuk segelintir kalangan saja apalagi kalau yang miskin makin miskin”.
“Ketiga : Masyarakat guyub dan sejahtera. kita ingin Indonesia juga semakin hidupnya rukun toleransi itu menjadi bukan hanya normal tapi juga menjadi keyakinan bahwa bagaimana Indonesia bisa survive sampai kapanpun hanya karena kita bisa hidup toleran dan juga harmoni di antara perbedaan dan juga di atas keberagaman yang kita miliki. Kalau hidupnya guyub sejahtera kita semua happy dan bahagia sejahtera, Insya Allah”, ungkas AHY.
“Indonesia seperti yang kita sering deklarasikan bersama menjadi negara yang maju Indonesia emas 2045 mudah-mudahan bukan hanya menjadi mimpi besar tapi juga bisa kita capai bersama. Kata AHY.
kami partai Demokrat, dan saya sendiri juga akan terus berusaha untuk melengkapi menguatkan dan mudah-mudahan tujuan itu bisa kita capai bersama-sama terima kasih”, tutup AHY.
Program-program kesejahteraan jadi tiga, ini gagasan narasi karya gagasan itu tidak muncul dari perenungan gagasan tidak muncul dari meditasi, tetapi gagasan muncul dari interaksi dengan problematika yang ada di masyarakat.
satu kalimat yang sering kita pegang yaitu menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh warga Indonesia. Jakarta ini pegangan kita yang kemudian diterjemahkan dalam berbagai aspek dari mulai aspek untuk pangan sampai aspek pada pendidikan dari aspek geografis wilayah yang berada di daratan Jakarta dan wilayah yang berada di kepulauan sampai kepada aspek usia mereka yang berusia lanjut dengan mereka yang berusia balita ini adalah range masyarakat yang harus kita jangkau semuanya nah jadi dengan dasar itulah maka ke depan tadi sudah disampaikan disebut 3 butir utama gagasan dan kalau kita lihat konteksnya saya beri konteks globalnya dulu dunia sekarang itu mengalami tiga tantangan besar dunia ini dan Indonesia adalah warga dunia nomor 4 terbesar Jadi kita ini pelaku raksasa di dunia.
1. adalah tentang sustainability and for mental challenge itu nomor satu yang kita hadapi seluruh dunia kita menyadari global warming ini.
2. adalah kesenjangan ekonomi antar negara sudah makin tipis tiketnya tapi gap di dalam negara mengalami pelebaran ini fenomena dunia.
3. pendewasaan demokrasi.
ini tiga masalah yang kita hadapi diberbagai tempat didunia. Kata Anis
Pertama adalah tentang demokrasi ini tidak bisa taken for granded tadi di dalam sambutan kami juga sampaikan bahwa menjaga demokrasi itu adalah tanggung jawab kita semua dan kita berharap MK juga ikut menjaga demokrasi kita partai politik menjaga demokrasi kita masyarakat pun menjaga demokrasi.
kedua adalah terkait dengan ekonomi untuk semua kita menginginkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas pertumbuhan ekonomi itu kualitasnya tidak ditentukan oleh angka pertumbuhan itu saja tapi justru ditentukan oleh jangkauannya semakin merata pertumbuhan ekonomi maka semakin berkualitas pertumbuhannya semakin tidak merata maka semakin rendah pertumbuhan ekonomi itu kualitasnya Jadi kalau pertumbuhan ekonomi kita tinggi kita senang tapi lebih senang lagi kalau rumah tangga rumah tangga merasakan pertumbuhan itu.
Karena kita sering menemukan kenyataan sebuah daerah pertumbuhan ekonominya sangat tinggi tetapi warga di daerah itu tidak mengalami peningkatan kesejahteraan ini contoh bagaimana kualitas pertumbuhan itu tidak ditentukan oleh angkanya saja tapi justru oleh pemerataannya nah kami melihat kualitas pertumbuhan ini harus ditingkatkan isunya adalah soal kesetaraan ekonomi yang harus menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi agar yang besar tambah besar yang kecil tambah besar jangan sampai kita sebaliknya kalimatnya.kira-kira begini membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar biar yang besar tumbuh juga jangan dimusuhi jangan dikecilkan karena dia akan bisa menjadi mesin penggerak tapi yang kecil jangan terus menerus jadi kecil kemudian di dalam aspek ini kami melihat perlunya pertumbuhan ekonomi yang memperhitungkan dengan serius kondisi ekonomi dan ekologi.
“Ini harus kembali bersinambung karena itu kita merasa penting secara serius menempatkan ekologi sebagai bagian penting dari peningkatan kesejahteraan peningkatan kondisi perekonomian kita mengalami betapa pertumbuhan ekonomi tinggi tapi kerusakan lingkungan tinggi ujungnya masyarakat mengalami penderitaan.
ketiga adalah masyarakat yang guyub masyarakat yang sejahtera dan guyub ini bagi bangsa kita memang amat penting kita memiliki keragaman yang luar biasa keragaman ini adalah karunia ilahi Indah karunia Tuhan tetapi bersatu adalah pilihan manusia kita yang harus menentukan kita harus mengikhtiarkan kalau beragamnya itu sudah otomatis karena itu saya sering sampaikan latar belakang itu tidak bisa dipersatukan kalau latar belakang kita berbeda-beda tapi tujuan bisa kita persatukan tujuan kita adalah menghadirkan rasa keadilan dan karena itu keragaman harus di imbangi dengan keragaman di Indonesia kita jaga sehingga muncul persatuan saya ingin sampaikan bahwa yang disebut sebagai kedamaian di dalam keragaman itu tidak ditandai dengan tiadanya konflik tidak ditandai dengan tiadanya kekerasan tapi ditandai dengan hadirnya rasa keadilan itulah yang menjadikan kedamaian yang sesungguhnya bukan kedamaian yang semu kedamaian yang semu itu bisa dihadirkan oleh rasa takut karena ada yang menjaga di situ muncul kedamaian tapi kalau yang menjaga tidak ada kedamaiannya hilang tapi kalau ditopang dengan rasa keadilan dia akan menjadi berkelanjutan yang keempat adalah gagasan tentang kolaborasi dan meritorasi bahwa negeri ini hanya bisa maju kalau kita kolaborasi bahasa kita juga menggunakan terminologi gotong royong kita menjadi mitra antar masyarakat masyarakat dengan pemerintah pemerintah dengan swasta swasta dengan masyarakat segitiga ini dibangun untuk sebuah kolaborasi yang luar biasa dan dalamnya ada prinsip meritorasi di mana prestasi mendapatkan penghargaan kinerja mendapatkan proporsi apresiasi yang cukup dengan begitu maka negeri ini akan terus-menerus bisa maju karena mereka yang mendorong kemajuan terus-menerus diberikan kesempatan untuk bergerak lebih jauh lagi dan yang ketiga gagasan ke depan kalau disebutkan ada dua unsur politik kita ke depan politik berdasarkan gagasan dan rekam jejak dan kedua politik persatuan dan keadilan itulah politik yang kita rencana ingin menjalankan dan itulah juga yang kemarin kita coba laksanakan ketika di Jakarta Jadi harapannya dengan begitu Indonesia kita bisa terus mengalami peningkatan kemajuan terus-menerus ada banyak hal yang bisa kita bahas ini sebagai ajakan kepada semua untuk mari kita kolaborasi bersama mari kita jalani ikhtiar meraih cita-cita meraih janji kemerdekaan sebagai sebuah kerja kolektif yang mendasarkan pada gagasan dan diwujudkan dalam bentuk karya karya ilmiah yang dirasakan oleh masyarakat demikian mungkin menguasai sebagai pengantar untuk diskusi terima kasih kurang lebih mohon maaf”, tutup Anis. (ZN.RN)







