Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak RI Kunker ke Desa Damai 

oleh -94.090 views

BENGKALIS – Metrotempo.co – Dilaksanakan di halaman Kantor desa Damai kecamatan Bengkalis Kunjungan KLA Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI ke Kabupaten Bengkalis, dilaksanakan di Kecamatan Bengkalis yaitu Desa Damai   Rabu (22/6/2023).

Terpilihnya Desa Damai sebagai tempat kunjungan kerja Kementerian Perlindungan Anak dan Perempuan, karena Desa Damai ini lebih banyak memberdayakan perempuan, ini menjadi salah satu indikator menetapkan bahwa desa Damai merupakan Desa ramah perempuan dan peduli anak, yang lebih uniknya 9 orang RT nya adalah perempuan.

“Di Desa Damai untuk pemberdayaan perempuan, banyak kegiatan yang sudah di lakukan terutama usaha peningkatan ekonomi keluarga, Di mana ibu ibu rumah tangga yang menjadi prioritas utama, bekerja sama dengan pemerintah desa, PKK, relawan SAPA dan instansi terkait lainnya, untuk meningkatkan ekonomi keluarga”, ucap Asna.

“Untuk anak, Desa kami juga telah melakukan upaya untuk menjadikan desa ini desa layak anak, dengan mengadakan magrib mengaji, didikan subuh, kegiatan olah raga dan lain sebagainya, sebelum Desa ini di tetapkan sebagai desa ramah perempuan dan layak anak, dan setelah ditetapkan maka kegiatan ini lebih di kembangkan lagi” ujar Asnawati.

Lanjut Asna, selaku relawan Sahabat Perempuan Dan Anak (SAPA) Desa Damai . Di desa Damai sendiri lebih memprioritaskan usia balita , batita dan paud, karena ini merupakan pondasi awal untuk pembentukan karakter anak, untuk kegiatan remajanya kami melakukan pembinaan terhadap kesenian, budaya, olahraga pembinaan pengembangan tilawatil Qur’an, kaligrafi dan lain lain.

“Untuk di ketahui bersama, Desa Damai mengikuti lomba posyandu tingkat Kabupaten, dalam hal ini posyandu Cempaka Putih Desa Damai mendapatkan no 2 di tahun 2022, dan Desa Damai ini di tetapkan menjadi lokus stanting yang mana jumlah anak stanting di Desa ini berjumlah 11 orang dan Alhamdulillah tahun ini berkurang menjadi 2 orang dan harapannya tidak ada lagi anak yang stanting di Desa Damai”, tutup Asnawati.

Dalam kesempatan itu, Hary yang mewakili KLA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Bengkalis, Camat Bengkalis kepada Kades Damai, Kamtibmas, Babinsa dan perangkat Desa lainnya, yang sudah bersedia menerima kunjungan kerjanya.

“Terimakasih atas sambutannya dalam kunjungan kami di kabupaten Bengkalis, Khususnya di pagi ni kunjungan kami di desa Damai”, imbuh Hary.

Lanjutnya, kenapa selalu ada inovasi dan perubahan yang dilakukan di Desa, ini demi perbaikan untuk pemberdayaan perempuan dan anak. Desa damai ini sudah menjadi Desa percontohan dari Desa-Desa yang lain di Kabupaten Bengkalis, dengan melihat apa yang sudah dialkukan Desa Damai ini.

“Karena 10 indikator itu sangat menyatu terhadap perempuan dan anak, bagaimana perempuan dilindungi anak di lindungi dan keluarga juga di lindungi”, pungkas Hary.

“DRPPA ini tidak terlepas dari beberapa unsur dan ikut melibatkan unsur yang ada dimasyarakat, baik itu dari pemerintah daerah , Pemdes, tokoh adat, tokoh masyarakat , tokoh agama bersatu padu bagaimana untuk mewujudkan DRPPA, ini lah menjadi harapan kami”, tutup Hary. (ZN)

No More Posts Available.

No more pages to load.