Pemkab Siak dan UNRI Gerak Cepat, Bahas Teknis Pengambilan Data Sensus Kukerta 

oleh -69.090 views

PEKANBARU | Metrotempo.co – Pemkab Siak kembali mengelar rapat koordinasi bersama ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNRI dan Dosen pendamping lapangan (Kukerta) terkait pelaksanaan pengambilan data SPBE oleh mahasiswa/i Kukerta MBKM UNRI tahun 2023, berlangsung di Grand Central Hotel Jend, Sudirman, Pekanbaru, Kamis malam (27/7/2023).

Wakil Bupati Siak Husni Merza di dampingi Kepala Dinas Kominfo Siak Romi Lesmana saat membuka rapat koordinasi tersebut menyampaikan pertemuan ini, dalam rangka menyamakan persepsi sekaligus silaturahmi bersama struktur pengelola Kukerta terutama dengan para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mahasiswa Kukerta di Kabupaten Siak.

Selain itu, pertemuan ini, memberikan pemahaman kepada para Dosen terkait pelaksanaan SPBE di kabupaten Siak, dan dukung dari LPPM dan dosen pendamping Kukerta.

“Hari ini kami bertemu dengan para dosen pembimbing lapangan, untuk menyampaikan teknis sensus yang akan dilakukan mahasiswa Kukerta”, ungkapnya.

Dijelaskannya, mahasiswa dalam mengimput data dimudahkan dengan aplikasi yang telah di sediakan Diskominfo. Kemudian data tersebut di verifikasi dan di sortir BPS.

“Bagi kami data ini sangat penting, karena bagaimana Pemda mengambil sebuah kebijakan, intervensi terhadap sebuah masalah jika tidak di dukung dengan data yang falid dan bisa di pertanggung jawabkan, tentu di perlukan sensus data”, tegasnya.

Itulah sebabnya, Wabup Husni mengucapkan terimkasih kepada UNRI selaku lembaga pendidikan terpercaya yang turut membantu Pemkab Siak dalam mengembangkan SPBE.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada bu Rektor, Senat, para Dosen pembimbing, mahasiswa. Kami berharap dukungan dan dan sinerginya. Jika ini berhasil kami tidak menutup diri kampus juga bisa mengadopsi sistem yang kami bangun”, pintanya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNRI Prof Dr Al Mubarok, MSi mengatakan struktur pengelolaan Kukerta di dukung ada beberapa komponen yang terlibat dalam pelaksanaannya.

“Pertama Kelompok Kerja yang mempersiapkan Kukerta, anak-anak sebelum di limpahkanlah ke Dosen pembimbing lapangan. Mulai dari menentukan lokasi Kukerta mahasiswa di Kabupaten/kita mana. Kemudian DPL dan DPMK setiap tiga kelompok 1 DPLnya”, kata dia.

Sementara itu, untuk di Kukerta Kabupaten Siak, terdapat 89 kelompok dan LPPM UNRI menurunkan 27 orang DPL yang akan terkait teknis pengisian data.

“Dalam waktu dekat ini, nanti dosen DPL reguler akan turun untuk melakukan monitoring, artinya ini pas untuk sosialisasi ke mahasiswa Kukerta yang ada di Kabupaten Siak, menjelaskan program ini”, terangnya. HMS/Red

No More Posts Available.

No more pages to load.