GenBI Tanam Mangrove di Ekowisata Paghet Senghaggah Desa Kelapapati

oleh -72.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Generasi Baru Indonesia (GenBI) Riau Komisariat Politeknik Negeri Bengkalis melakukan kegiatan kegiatan GenBI Peduli Lingkungan di Desa Kelapapati Kecamatan Bengkalis tepatnya di kelompok Konservasi Mangrove Paghet Senghaggah, pada Sabtu (23/9/2023).

Rangkaian kegiatan GenBI proker divisi Lingkungan meliputi pemaparan materi mengenai seputar mangrove dan praktek pembibitan, serta penanaman mangrove langsung secara bersama–sama di Kawasan mangrove tersebut.

Ketua pelaksana Muhammad Syawal Saini menjelaskan bahwa kegiatan ini terselenggara oleh program kerja divisi lingkungan yang pada tahun ini dengan tema GenBI Care Mangrove is For Better Life.

Maksudnya menanam mangrove untuk kehidupan yang lebih baik dan komitmen untuk menjaga lingkungan hidup yang berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk terus melestarikan lingkungan dengan penanaman pohon mangrove, demi menjaga kelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini selain merupakan proker dari divisi lingkungan juga untuk mendorong kita semua agar memahami, menjaga dan merawat lingkungan kita walaupun dengan langkah kecil seperti menanam pohon mangrove pada daerah pesisir”, ungkap Syawal sebagai panitia.

Selanjutnya syawal juga menjelaskan bahwa mereka yang tergabung di dalam GenBI merupak mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Bank Indonesia.

Kegiatan ini juga melibatkan LSM Bahtera Melayu sebagai narasumber yang di hadiri oleh Defitri Akbar sebagai Direktur eksekutif dan Khairul Saleh sebagai Sekretaris Eksekutif.

Menurut bang Dedek panggilan direktur bahtera Melayu ini bahwa pihaknya sebagai lembaga yang bergerak di bidang lingkungan hidup sangat mengapresiasi sekali terhadap mahasiswa Polbeng yang tergabung di dalam GenBI ini.

Kemudian ditambahkan oleh atah sapaan Sekretaris Bahtera Melayu ini bahwa kegiatan mahasiswa ini bukan hal yang mendadak di lakukan namun jauh-jauh hari mereka sudah lakukan koordinasi dengan bahtera Melayu mengenai lokasi dan sistem kegiatan yang akan di lakukan.

“Kami sebagi narasumber lebih banyak menjelaskan manfaat hutan mangrove kedepannya sebagai penyanggah untuk karbon yang bisa menjadi nilai jual untuk Masyarakat pengelola Kawasan konservasi maupun daerah ungkap,” bang dedek.

Kemudian salah sorang Penggagas kelompok bang Rio Fernandes mengungkapkan kelompok ini mengelola sekitar 10 hektar lahan yang sudah di mulai sejak tahun 2012 silam. Dan mendapat dukungan dari Pemerintah Desa.

Selanjutnya pihak Desa di wakili Sekdes dan BPD Desa Kelapapati, Edi Firdaus memberikan apresiasi kepada GenBI atau mahasiswa Politeknik Bengkalis yang telah memilih Desa Kelapapati khusunya kelompok konservasi mangrove paghet senghaggah jadi pilihan kegiatan.

Kemudian, Pak Yong Den sapaan ketua BPD juga mengungkapkan hal yang sama bahwa kelompok ini benar-benar konsen dalam kegiatan lingkungan di desa ini, sehingga patut diberi dukungan.

“Kami dari pemerintah desa sangat mendukung. Ya dapat anak-anak lihat jalan masuk ke lokasi dan gerbang Kawasan ini di bangun oleh Desa,” ucapnya.

Kemudian setelah melakukan pembibitan dan penanaman, baik pihak desa dan kelompok berharap Politeknik Negeri Bengkalis bisa bekerjasama dalam mengembangkan Kawasan mangrove Desa Kelapapati menjadi Kawasan Ekowisata nantinya. Dengan kegiatan ini harapannya dapat memberikan dampak positif dan berguna bagi mayarakat dan lingkungan.

“Suatu momen yang tidak hanya sekali ini, tapi bisa dilakukan secara berkelanjutan karena apapun yang terjadi kelestarian lingkungan patut terus diperhatikan bersama” ujar Pak yong Den. (Rilis/Smansa)

No More Posts Available.

No more pages to load.