Ekspose Perbaikan SPAM PDAM Bengkalis Oleh PT. Novatek Ekosolusi Khasanah

oleh -39.090 views
IKLAN

BENGKALIS | METROTEMPO Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra menerima audiensi dan ekspose dari PT. Novatek Ekosolusi Khasanah, di Ruang Rapat Wakil Bupati Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Rabu (02/09/2020).

Kegiatan audiensi dan ekspose ini dihadiri perwakilan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Dinas Perkimtan) Kabupaten Bengkalis.

IKLAN

Disampaikan H Heri Indra Putra kedatangan pihak PT. Novatek Ekosolusi Khasanah untuk melakukan audiensi dan ekspose terkait perbaikan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM di PDAM Unit Bengkalis yang saat ini dirasa sangat memprihatinkan, termasuk kondisi pengelolaan air bersih.

BACA JUGA  Banggar Sampaikan Saran dan Masukan Terkait LKPJ Bupati TA 2020

“Untuk itu, audiensi dan ekspose ini dapat dibahas secara lebih detail dan rinci agar pengelolaan air yang tersedia di Kabupaten Bengkalis ini layak digunakan sebagai air bersih”, kata Heri Indra Putra.

BACA JUGA  DPRD Riau Apresiasi Kinerja dan Pola Komunikasi Bupati Bengkalis

Perwakilan dari PT. Novatek Ekosolusi Khasanah, Candra Setiyadi Putra, dalam eksposenya mengatakan akan menyediakan solusi dalam memenuhi kebutuhan air bersih khususnya di Kabupaten Bengkalis dan kita juga akan meminimalisir dampak yang terjadi terhadap lingkungan.

BACA JUGA  Optimalkan Pemungutan Pajak Pusat dan Daerah, Pemkab Siak Lakukan Kerjasama Dengan DJP dan DJPK.

“Dengan meminimalisir hal ini, kami akan menggunakan suatu media filtrasi yakni Treated Natural Zeolite (TNZ) untuk melakukan perbaikan terhadap instalasi pengolahan air bersih yang ada di Kabupaten Bengkalis.

TNZ ini nantinya dapat menurunkan zat padat terlarut, termasuk kekeruhan serta salinitas dalam air sehingga air yang digunakan masyarakat memenuhi standar yang ditetapkan oleh Pemerintah”, jelas Candra Setiyadi Putra. (Prokopim/Zulfan)