Dalam Rangka Membangun Komunikasi Strategis Bengkalis Silaturahmi Ke DPRD Provinsi Riau

oleh -120.090 views

PEKANBARU | METROTEMPO –Bupati Bengkalis Kasmarni didampingi Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso serta sejumlah Perangkat Daerah bersilaturahmi ke DPRD Provinsi Riau, Senin (19/4/2021), kunjungan silaturahmi dan diskusi tersebut dalam rangka membangun komunikasi dan sinergi guna percepatan akselerasi Pembangunan Kabupaten Bengkalis.

Kehadiran Orang Nomor Satu di Kabupaten Bengkalis itu, disambut oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Hardianto, dan beberapa Anggota DPRD Provinsi Riau dapil Bengkalis-Dumai-Meranti yakni Yanti Komalasari, Iwandi, dr. Sunaryo, Eddy Mohammad Yatim, Misliadi, Farida Sa’ad, Almainis, dan Abdul Kasim.

Pada kesempatan itu, Bupati Bengkalis langsung memaparkan sejumlah isu penting Kabupaten Bengkalis dan sejumlah usulan program dan kegiatan dari berbagai sektor tahun 2022, diantaranya yang paling mendapat atensi Anggota DPRD Riau adalah usulan pembangunan jembatan Rupat-Dumai dalam rangka mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Pulau Rupat, kemudian pembangunan Roro dan Jembatan Kabupaten Bengkalis-Kabupaten Kepulauan Meranti, perbaikan jalan, sanitasi layak dan akses air minum layak, pembangunan irigasi dan drainase, rumah layak huni dan pemukiman kumuh, serta bantuan dalam pengelolaan sektor pertanian di Bengkalis. Selain itu juga pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan, pertanian dan perikanan.

Dikatakan Kepala Daerah Bengkalis, saat ini belanja pegawai lebih tinggi dari pada belanja modal, sehingga pembangunan fisik untuk 11 Kecamatan Bengkalis belum bisa terlaksana secara maksimal.

“Kabupaten Bengkalis memiliki 11 Kecamatan dan 3 Pulau (Pulau Sumatera, Rupat dan Bengkalis) jadi jumlah anggaran ini tidak bisa sepenuhnya kita fokuskan terhadap satu Pulau saja, akan tetapi kita melakukan pemerataan terhadap 3 Pulau ini,” ujar Bupati Bengkalis.

Untuk itu, lanjut Bupati Bengkalis, kami berharap besar kepada Provinsi Riau melalui DPRD Bengkalis untuk memberikan porsi anggaran untuk Bengkalis.

“Jika bisa, kita itu bersama-sama merebut anggaran baik dari Pusat maupun Provinsi Riau, untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bengkalis,” tutur Kasmarni.

Masih kata orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Bengkalis memiliki Kecamatan yang memberikan jaminan terkait potensi Pariwisata yang sangat besar, yakni Pulau Rupat.

“Jadi kalau bisa kita bersama-sama membangun Pulau Rupat ini, apalagi daerah tersebut telah menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) jadi kita harus bisa melakukan pendekatan dengan Pemerintah Pusat untuk memajukan Pulau Rupat dan tentunya hal itu harus kita lakukan bersama-sama baik antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten,” ungkap Kasmarni.

Selain permasalahan di Pulau Rupat yang disampaikan oleh Bupati Bengkalis, Wakil Bupati Bengkalis juga berharap Pemerintah Provinsi Riau juga bisa memperhatikan jumlah tonase untuk Pelabuhan Penyeberangan Roro Air Putih-Sungai Selari.

“Saat ini harga sawit di Bengkalis memiliki harga yang rendah diakibatkan jumlah tonase yang dibatasi, tidak hanya harga sawit bahan pokok dan pangan di Bengkalis juga bisa dibilang relatif tinggi, maka dari itu kami menginginkan Pemerintah Provinsi bisa membicarakan dan membahas hal itu,” ujar Bagus Santoso.

Lebih lanjut Anggota DPRD Provinsi Riau dua Periode itu juga meminta Provinsi Riau untuk memberikan akses pelayanan 24 jam terhadap penyeberangan Roro Dumai-Rupat.

“Selain itu, pendapatan dari hasil penyeberangan tersebut juga kami mohon agar bisa menjadi bagian dari pemasukan Kabupaten Bengkalis,” ungkap Bagus.

Dalam tanggapannya Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Hardianto memberikan apresiasi atas usaha dan pendekatan yang dilakukan oleh Bupati Bengkalis, “baru ini kali pertama ada Bupati yang menjalin komunikasi strategis seperti ini dengan kami, tentu ini menjadi atensi kami dan akan kami perjuangkan sebagai bagian dari tugas kami memperjuangkan aspirasi masyarakat dapil kami”.[Rls/Z]

 

No More Posts Available.

No more pages to load.