Walau Sudah Divaksin, ASN Pemkab Siak Malah Positif Covid-19, Ini Kata Budhi Yuwono

oleh -47.090 views

SIAK | METROTEMPO –¬†Beberapa hari menjelang tibanya hari raya Idul Fitri 1442 H / 2021 M, publik dihebohkan dengan mencuatnya kembali kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Siak Riau. Tak tanggung-tanggung, pada kasus Covid-19 yang terjadi kali ini, dikabarkan banyak klaster dari para pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak.

Berdasarkan informasi yang diterima Metrotempo.co, sejumlah pejabat (ASN, red) Pemkab Siak yang terjangkit virus mematikan Covid-19 itu diantaranya adalah Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Siak Fauzi Asni, serta masih ada lagi sejumlah ASN dari OPD lain yang saat ini sedang menjalani masa perawatan penyembuhan.

Guna memastikan kondisi terkini sejumlah pejabat ASN Pemkab Siak yang terpapar virus mematikan Covid-19 itu, awak media mencoba mengkonfirmasi Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Siak L Budhi Yuwono, dan didapati penjelasan bahwasanya Kadispar Siak Fauzi Asni masih diisolasi.

“Dia masih diisolasi,” jawab Budhi singkat, Selasa (11/05/2021) malam.

Yang menarik dari mencuatnya kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Siak kali ini adalah, sejumlah pasien yang terkonfirmasi positif merupakan para ASN, padahal sebelumnya Pemkab Siak sudah melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap para pejabat (ASN, red) yang ada di lingkup Pemkab Siak.

Menanggapi hal itu, Jubir Satgas Covid-19 L Budhi Yuwono dengan tegas mengatakan bahwasanya vaksinasi tidak menjamin 100 persen seseorang akan terbebas dari serangan Covid-19.

“Vaksinasi tidak menghilangkan kemungkinan seseorang untuk tertular Covid-19. Sesuai imbauan dari Pemerintah Pusat walaupun sudah divaksin tetap laksanakan protokol kesehatan (Prokes),” ujar Budhi Yuwono.

Saat ditanya terkait jumlah ASN Pemkab Siak yang saat ini menjalani perawatan dan isolasi akibat terjangkit Covid-19, Budhi Yuwono menyebutkan ada sekitar 12 orang.

“Sudah banyak yang sembuh, sedangkan yang saat ini masih isolasi ada sekitar 12 orang,” tutup Budhi.

Laporan: Tok