Buka Rembuk Stunting, Bupati Kasmarni Minta Kerja Nyata dan Sinergi Semua Pihak

oleh -116.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Dalam rangka mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Negeri Junjungan, Bupati Bengkalis Kasmarni bersama Wabup H Bagus Santoso melaksanakan kegiatan rembuk stunting Kabupaten Bengkalis Tahun 2022 sekaligus melakukan penandatanganan Hasil Kesepakatan Rembuk Stunting Kabupaten Bengkalis, bertempat di Ruang Dang Merdu lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Senin (05/09/2022).

Kegiatan yang mengangkat tema “Semangat Bersama Kita Wujudkan Kabupaten Bengkalis Bebas Stunting” ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kasmarni dan turut dihadiri Wakil Bupati H.Bagus Santoso, Sekretaris Daerah Bengkalis H.Bustami.HY, Dandim 0303 yang diwakili Danramil 01 Bengkalis Kapten Arh Isnanu, Ketua Pengadilan Agama Bengkalis, Dr.Hasan Nul Hakim dan Kadis Kesehatan Provinsi Riau Zainal Arifin, Perwakilan dari BKKBN Provinsi Riau H. Said Nasri.

Sebelumnya, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Bengkalis, H Bustami HY melaporkan kinerja percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bengkalis, bahwa telah membentuk tim audit kasus stunting, dan telah melakukan audit yang dilaksanakan oleh tim teknis dan tim pakar.

Tidak hanya itu, lanjut Ketua TPPS itu lagi, juga telah dilakukan diseminasi kegiatan audit kasus stunting untuk merumuskan rencana tindak lanjut, sebagai upaya untuk mencegah kejadian serupa.

Langkah-langkah ini, Kata Bustami tidak akan berhenti sampai disitu saja, kami akan melakukan audit khusus stunting kedua bersama tim, agar Pemerintah Daerah mendapatkan gambaran angka prevalensi stunting Kabupaten Bengkalis yang terupdate dan tervalidasi, sehingga kita dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam menyusun program dan kegiatan percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Bupati Kasmarni dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan program prioritas Nasional seperti stunting ini harus kita dukung bersama-sama.

“Mari bersama sama kita berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting, melalui kerja nyata, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja berkualitasnya”, kata Orang Nomor Satu di Bengkalis ini.

Lanjutnya lagi, Bangun sinergi, kolaborasi dan akselerasi, bersama masyarakat, swasta, organisasi non Pemerintah, dunia usaha, dunia kerja, Penguruan Tinggi, serta pihak-pihak lainnya. Karena tanpa adanya komitmen dan sinergi yang kuat, serta cepat untuk menyelamatkan generasi Bangsa ini dari ancaman stunting, maka gerakan kita hari ini pastinya sia-sia, dan dapat dipastikan kegiatan kita hanya sebatas semboyan tapi miskin gerakan. ( Prokopim/ zulfan)

No More Posts Available.

No more pages to load.