Polres Bengkalis Berhasil Ungkap Pembunuhan di Desa Tasik Serai Timur

oleh -88.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Setelah berhasil mengungkap kasus pembunuhan ODGJ di Jalan Arifin K RT 06 RW 01 Dusun 1 Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis akhirnya Polres Bengkalis melalui Polsek Pinggir sudah mengetahui identitas Mr X yang pada awalnya diduga ODGJ.

Korban dibunuh dengan sadis dan kemudian dibakar jenazahnya oleh tersangka H untuk merekayasa kematiannya guna mencairkan asuransi.

Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko, SIK, Selasa (8/11/2022) mengatakan, bahwa sudah ada kerabat dari Mr X yang datang ke Polsek Pinggir guna memberitahukan kepada penyidik, tentang identitas sebenarnya dari korban yang awalnya diduga sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Dikatakan Kapolres, korban bernama Ilham (22) tahun warga Jalan Utama RT 002/RW 004 Kelurahan Titian Antui Kecamatan Pinggir, Bengkalis.

Menurutnya, berdasarkan keterangan keluarga korban, korban memang sudah lama tidak pulang. Keluarga korban juga mengaku sebenarnya korban tidak ODGJ, namun memang memiliki sedikit gangguan keterbelakangan mental.

“Kata keluarganya, Ilham memang sering berada di seputaran Jalan Hang Tuah Duri,” ujarnya.

Keluarga korban berharap para tersangka diberikan hukuman yang pantas dan seberat-beratnya. Pihak keluarga juga mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Bengkalis dan jajaran yang telah mengungkap kasus rekayasa atas kematian korban tersebut serta berharap pelaku diberikan hukuman yang setimpal atas perbuatan yang tidak manusiawi tersebut.

Kejahatan yang tidak manusiawi ini juga menjadi atensi AKBP Indra selaku Kapolres Bengkalis.

Melalui Kapolsek Pinggir Kompol Ade Zaldi, Kapolres Bengkalis memberikan santunan kepada keluarga Ilham yang diserahkan pada, Kamis (7/11/2022).

“Santunan ini mungkin tidak menghilangkan duka keluarga, namun sebagai bentuk perhatian Polri kepada keluarga atas kejahatan kemanusiaan yang menimpa korban Ilham,” ujar Indra.

Sementara sebelumnya, pada Jumat (4/11/2022) siang, Penyidik Unit Reskrim Polsek Pinggir telah melaksanakan Ekshumasi (penggalian kubur) untuk keperluan autopsi jenazah korban.

Autopsi ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kematian korban. Autopsi dipimpin langsung oleh dr Mohammad Tegar Indrayana SpFM dan Kompol Supriyanto dari Bid Dokkes Polda Riau.

“Hasil sementara autopsi antara lain ditemukan luka bakar pada tubuh korban sebanyak 55 persen dari luas permukaan, tidak ditemukan jelaga pada saluran nafas serta kerongkongan korban, dan ditemukan patah tulang dasar otak dan tulang dada akibat kekerasan tumpul,” ujar Kapolres.

Jadi katanya lagi, kesimpulan penyebab kematian korban adalah kekerasan benda tumpul pada daerah kepala yang menyebabkan patah tulang dasar otak. Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat dibakar.

“Hasil dari autopsi ini akan kami gunakan untuk melengkapi berkas perkara. Secepatnya kami akan kirim berkas ke Kejaksaan Bengkalis,” ujar Kapolres Bengkalis yang juga pernah menjabat sebagai Kapolres Pelalawan itu. (Rillis/RN)

No More Posts Available.

No more pages to load.