Sekda Bengkalis Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Secara Virtual

oleh -80.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis Bustami HY bersama Kepala Perangkat Daerah mengikuti Rapat Koordinas Pengendalian Inflasi secara virtual dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Ruangan Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis, Senin (9/1/2023).

Rakor ini bertujuan untuk membahas langkah kongkret pengendalian inflasi didaerah sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI.

Melalui Ruang Sasana Bhakti Praja di Kementerian Dalam Negeri, Kemendagri Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D memimpin langsung Rakor ini diikuti oleh seluruh Kepala Daerah se-Indonesia secara virtual.

Pada sambutannya, Mendagri mengatakan inflasi merupakan salah satu isu global dan menjadi perhatian seluruh dunia.

Kita ketahui bersama, banyak negara yang sudah mengalami inflasi yang cukup tinggi. Indonesia sendiri saat ini pada posisi yakni 5,51% dari tahun ke tahun, sementara itu Inflasi dari bulan ke bulan mencapai 0,66% per- Desember 2022. Maka dari itu kita semua harus bergerak bersama untuk mengendalikan inflasi tersebut.

“Kalau semua daerah bisa mengendalikan inflasi daerah masing-masing maka secara nasional nanti akan jauh lebih mudah untuk mengendalikan inflasi tersebut, inilah tujuan kita Rapat hari ini,” ucap Tito.

Usai Mengikuti Rakor tersebut, Bustami mengatakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan mengikuti arahan yang telah disampaikan Mendagri pada Rakor tersebut, sehingga Pemerintah Kabupaten Bengkalis dapat mengatasi inflasi di Kabupaten Bengkalis.

Bustami juga mengatakan, menjelang perayaaan bulan suci ramadan dan hari raya idulfitri ditahun 2023 mendatang, monitoring terhadap inflasi dan langkah-langkah pengendalian inflasi perlu untuk dilakukan.

“Tingginya permintaan barang dan jasa untuk berpotensi menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa. Melihat situasi tersebut, perlu pemantauan inflasi secara intensif baik di tingkat kabupaten maupun pemerintah pusat,” ujar Bustami.

Berdasarkan hasil Indeks Pantauan Harga (IPH), beberapa komoditas lain seperti cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras di beberapa Kabupaten/Kota mengalami tren kenaikan harga.

Kepada Dinas terkait untuk terus menjaga keterjangkauan harga, daya beli masyarakat, kelancaran distribusi dan transportasi, kestabilan harga pangan dan ketersediaan bahan pangan, agar inflasi di Kabupaten Bengkalis dapat diatasi, pesan Bustami.

Bila ditemukan adanya hambatan dalam hal tersebut, kita harus mengambil langkah untuk menjaga hal yang tidak diinginkan,” tutup Bustami.

Tampak hadir, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono, Sekretaris Disperindag Suhaimi, Kadis Perhubungan diwakili Rahmad Sentosa, Kabid TP/DTPHP Rafiani, dan tamu undangan lainnya. (Prokopim/zulfan)

No More Posts Available.

No more pages to load.