Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU), Politeknik Bengkalis Dengan PT. Hutama Karya (HK)

oleh -743.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Politeknik Negeri Bengkalis bersama PT Hutama karya (Persero) penandatanganan memorandum of understanding di Gedung ADM ruangan GKT 1 lantai 3 Politeknik Negeri Bengkalis, Kamis (2/3/2023).

Turut mendampingi Direktur Polbeng Johni Custer, ST, MT, Wadir I Armada ST, MT, serta Ketua Jurusan Teknik Sipil Marhadi Sastra ST, MT.

IKLAN

Dalam acara penandatanganan MoU itu, juga digelar kuliah praktisi jurusan teknik sipil dengan tema Tantangan Lulusan Teknik Sipil Dalam Era Industri 4.0 dan Society 5.0, dengan narasumber Ir. Muhammad Fauzan asli putra Bengkalis yang mempunyai kedudukan dan jabatan penting dari PT. HK, Pusat, moderator Elvi Rahmi.

Direktur Polbeng Johni Custer dalam kata sambutannya mengatakan, bahwa pendidikan pokasi adalah pendidikan yang siap bekerja. Tidak terkecuali teknik sipil Polbeng. Soalnya, Indonesia akan menghadapi Indonesia emas yang tinggal 23 tahun lagi.Tepat nya tahun 2045.

Untuk itu, dalam era industri 4.0 dan society 5.0 yang penuh tantangan, termasuk mahasiswa teknik sipil Polbeng. Bahkan, Presiden mengeluarkan Perpres nomor 68 Tahun 2022 tentang revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan.

Vokasi salah satu tujuannya adalah bagaimana pendidikan vokasi dengan dunia usaha dunia industri itu sejalan seiring untuk menyongsong Indonesia ke depan yang lebih baik lagi.

Sebagai tindakan lanjut MoU ini, Polbeng punya program Link Match, yaitu kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang dikembangkan untuk meningkatkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan kerja, usaha serta industri. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah pemetaan terhadap tenaga pengajar yang berasal dari praktisi.

Persoalan yang dihadapi dunia industri adalah kesulitan memperoleh tenaga kerja yang mapan, sementara kebanyakan angkatan kerja belum punya skil yang di butuh untuk dunia Konstruksi.

“Untuk itu, kami (Polbeng) akan mengundang dosen praktisi mengajar di Polbeng,” tutup Johny Custer.

Teknik Sipil lebih cenderung ke konstruksi, maka dari itu kami PT Hutama karya (Persero), membuat MOU dengan Politeknik Negeri Bengkalis, kata Ir. Muhamad Fauzan dalam sambutan nya.

Untuk menyongsong Indonesia emas, ada dua pilar yang harus kita penuhi yang pertama adalah infrastruktur yang memadai kedua adalah sumber daya manusia yang unggul dua-duanya ini ada di teknik sipil , tapi ” tantangan ke depan itu lebih besar lebih banyak dan rasa terimakasih kepada pihak kampus yang sudah menerima kami dengan baik ucap Fauzan “.

Mudah-mudahan nanti kita setelah melaksanakan MOU bukan hanya sekedar tanda tangan kemudian foto-foto masuk berita Bukan, tapi bagaimana tindak lanjut dari MOU tersebut kami ke depan di pendidikan vokasi ini akan menerapkan metode link and match jadi ada kemitraan kemudian ada juga penyelarasan bagaimana dunia pendidikan lokasi selaras dengan kebutuhan di industri nanti, selama ini kita sering lihat lulusan butuh pekerjaan yang layak sementara industri butuh tenaga kerja yang kompetensi, namun kenyataan di lapangan lulusan sulit untuk mendapatkan pekerjaan, industri sulit untuk mencari tenaga kerja yang kompeten, berarti ada permasalahan di sini nah mudah-mudahan dengan kita melaksanakan MOU ini

Permasalahan tadi bisa kita uraikan satu persatu sehingga kita menemukan solusinya, salah satunya adalah kita menerapkan link kemitraan ucap Fauzan.

Dan penjelasan bagaimana caranya pertama kita susun kurikulum bersama-sama dengan pihak industri atau resepnya sama-sama kita minta dengan industri jadi apa kebutuhan industri itu yang kita pelajari di kampus sehingga nanti setelah kita tamat kita sudah bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan, setelah kurikulum kita susun bersama kemudian kita pola, mengajar di kampus bukan hanya dosen dari perguruan tinggi saja tapi juga kami ke depan akan mengundang dosen-dosen dari praktisi .

Pengalaman Dosen-Dosen dari partisi bisa disampaikan dan ditularkan kepada para mahasiswa, melalui kegiatan magang atau praktek lapangan seandainya pada saat mereka ke lapangan ketahuan kekurangan nya pungkas Fauzan. ZN.RN

No More Posts Available.

No more pages to load.