Bupati Bengkalis Singgung Soal Penyalahgunaan Dana Bos

oleh -78.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Bupati Bengkalis Kasmarni Lantik 163 Kepala Sekolah TK/Paud, SD dan SMP se-Kabupaten Bengkalis, di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau, Rabu (8/3/2023).

Pelantikan tersebut, dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah Bengkalis dr. Ersan Saputra, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Bengkalis Djamaluddin, Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Hadi Prasetyo, dan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, serta Para Camat di Kabupaten Bengkalis.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis mengingatkan kepada seluruh Kepala Sekolah yang dilantik, agar bisa berkompetisi dalam memajukan sekolah masing-masing dengan inovasi dan terobosan untuk meningkatkan mutu pendidikan, sehingga bisa melahirkan generasi penerus bangsa yang tangguh, unggul, mandiri dan berkarakter.

“Saya juga ingin para sekolah dapat mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif membangun budaya refleksi dalam pengembangan warga satuan pendidikan, pengelolaan program satuan pendidikan dan meningkatkan kualitas proses serta hasil belajar peserta didik,” pinta Kasmarni.

Selain itu, Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purbaningtyas juga meminta para Kepala Sekolah harus cermat, memahami regulasi, tegas serta disiplin terhadap seluruh keluarga besar satuan pendidikan yang mencakup guru, peserta didik, komite dan masyarakat.

Tidak hanya itu, Kepala Daerah Perempuan pertama di Kabupaten Bengkalis juga menyinggung soal penyalahgunaan dana Bos yang akhir-akhir ini menjadi trending topik pada beberapa Sekolah tertentu.

Selain itu, Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purbaningtyas juga meminta para Kepala Sekolah harus cermat, memahami regulasi, tegas serta disiplin terhadap seluruh keluarga besar satuan pendidikan yang mencakup guru, peserta didik, komite dan masyarakat.
Tidak hanya itu, Kepala Daerah Perempuan pertama di Kabupaten Bengkalis juga menyinggung soal penyalahgunaan dana Bos yang akhir-akhir ini menjadi trending topik pada beberapa Sekolah tertentu.

“Tiap sekolah kita ada Dana Bos, gunakan dana tersebut sebaik-baiknya. Pendidikan kita di daerah ini gratis. Jadi saya ingatkan jangan ada pungutan apapun di sekolah, karena itu melanggar aturan. Jaga martabat sekolah dan martabat daerah, tanggung jawab bapak/ibu memang berat, tapi saya yakin semua pasti bisa menunaikannya dengan baik,” sambungnya. (Prokopim/ZN.RN)

No More Posts Available.

No more pages to load.