Proyek Pembangunan Gedung SMPN 47 Kota Bekasi Dibangun di Atas Kubangan

oleh -213.090 views

KOTA BEKASI | Metrotempo.co – Tahun Anggaran 2023 Pemkot Bekasi mengalokasi biaya sebesar Rp16 miliar lebih untuk pembangunan gedung SMP Negeri 47 yang berlokasi di Kelurahan Jati Luhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Dikerjakan selaku pemenang tender PT Jatisibu Karya Anugerah.

Tetapi menjadi pertanyaan, proyek bangunan SMPN 47 tersebut dibangun di atas lahan kubangan atau bekas Galian Tanah oleh pengusaha Galian Tanah. Tetapi sang pengusaha Galian itu tidak mereklamasi bekas galian tanah itu dan didiamkan tidak ditutup, namun pihak Aparat setempat tampaknya tidak menegur pengusaha Galian Tanah yang tidak mereklamasi yang berkedalaman lebih kurang 4 meter itu.

Pihak Pelaksana Proyek Pembangunan Gedung SMP Negeri 47 itu, tidak ditemukan di lokasi proyek yang mau diminta konfirmasinya, namun tidak berhasil. Hanya Konsultan Pengawas yang ada di lokasi proyek dan tidak bisa berbuat apa apa.

Menurutnya, saat dikonfirmasi baru-baru ini, pembangunan Gedung Baru SMP Negeri 47 dibangun di atas lahan kubangan itu dan tidak diurug rata dengan jalan. Sebab menunurut Edi Konsultan Pengawas itu terlalu besar biayanya jika diurug.

“Tidak cukup anggarannya kalau di urug, biayanya terlalu besar. Direncanakan lantai dasar (Basemen) bangunan itu akan dijadikan lokasi parkir kendaraan para siswa”, ujarnya.

Dikatakannya lagi, pelaksanaan pekerjaan sudah berjalan satu bulan dan untuk efektifnya setelah selesai Lebaran.

Menjawab pertanyaan tentang Papan Nama Proyek atau Papan Informasi akan dipampang di tempat strategis supaya masyarakat tau.

Papan Proyek itu masih berada di meja kerjanya di Bedeng (Dereksi-keet). Tampak ditempel tempel di papan informasi Dereksi-keet gambar dari KAK (Kerangka Acuan Kerja).

Pembangunan tambahan Gedung SMP Negeri 47 Edi mengakui akan dibangun 4 lantai. Namun tidak dijelaskan bangunan 4 lantai itu berapa RKB (Ruang Kelas Belajar). Mengenai gedung bangunan lama SMP Negeri 47 yang dibangun baru hanya satu lantai dan masih terlihat besi besi tiang kolom inti dan kolom praktis menjulang ke atas yang diduga masih ada proyek lanjutan.

Edi selaku Konsultan Pengawas proyek pembangunan gedung baru SMP Negeri 47 menjelaskan, “bahwa biaya sebesar Rp16 miliar lebih itu, hanya untuk bangunan baru dan tidak berikut proyek lanjutan bangunan lama”, papar Edi. (TS/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.