Sanggar Binaan Ria Noviana, Tampil di MTQ ke-VII Tingkat Desa Berancah

oleh -947.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Pada malam Pembukaan acara MTQ Ke-VII tingkat Desa Berancah, group Sanggar Kecubong puteh ikut tampil menyemarakan acara Pembukaan MTQ tersebut. Pada hari Jumat(16/6/2023).

Perhelatan MTQ ke- VII tingkat Desa Berancah di selenggarakan di halaman sekolah Mesjid Baitul Makmur Dusun Penawo Makmur Desa Berancah Kecamatan Bantan.

IKLAN

Sanggar Kecubung Puteh beralamat di jl. Assslam ini, dipimpin dan diasuh oleh Ibu Ria Noviana yang akrab disapa dengan Umi Qaireen,ini mengatakan, mereka menampilkan tarian Zapin yang persembahkan oleh Dila dan penari putri lainnya yang dipadukan, dengan Lagu sholawat Badar dan Zapin Bermadah yang dilantunkan oleh Dela diiringi dengan petikan Gambus oleh Kagawa (pemitik gambus) dan tetabuhan Marawas oleh Eja dan kawan kawan, alat musik tradisional ciri khas Melayu.

Penampilan dari sanggar ini, dipersembahkan oleh para anggota Group Sanggar Kecubong puteh dengan perpaduan dan kolaborasi yang indah. Pada saat ditampilkan oleh Sanggar Kecubong Puteh, mendapatkan tepuk tangan yang meriah dari para undangan dan masyarakat yang hadir.

Ibu Ria Noviana atau akrab disapa Umi Qaireen ketika ditemui awak media mengatakan bahwa group sanggar Kecubong puteh ini didirikan berdasarkan rasa kebersamaan bakat dan tekad dengan Niat ingin Melestarikan dan Mempertahan seni budaya Tradisional.

“Sanggar Kecubong Puteh merupakan warisan dari para leluhur, khususnya budaya Melayu Bengkalis Riau. Agar tidak hilang di telan Zaman di era modern ini dan kemajuan teknologi yang semakin canggih”, ucap Umi Qaireen.

Pada kesempatan ini, Umi Qaireen juga berharap kepada pemkab Bengkalis melalui Dinas yang terkait, agar lebih memperhatikan dan melakukan pembinaan terhadap para Sanggar-sanggar seni budaya Tradisional Tempatan.

“Kami berharap kepada Pemkab Bengkalis lebih memperhatikan sanggar-sanggar budaya lokal, yang mau mempertahan dan melestarikan budaya Tradisional sebagai kearifan lokal yang tetap dilestarikan”, tutup Umi Qaireen. (ZN)

No More Posts Available.

No more pages to load.