Desa Pengkalan Batang Barat, Adakan Pelatihan Aparatur Pemerintah Desa Terkait Pengadaan Barang Dan Jasa

oleh -543.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Desa Pengkalan Batang Barat melakukan pelatihan Peningkatan kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa terkait pengadaan barang dan Jasa tahun 2023 di aula kantor desa Pengkalan Batang Barat, Selasa (15/8/2023).

Agar pelayanan kepada masyarakat Desa yang lebih baik, pihak Desa pangkalan Batang Barat terus melakukan perbaikan-perbaikan tentang pengadaan barang dan jasa di Desa nya, dengan mendatangkan narasumber yang profesional dari dinas PMD Kabupaten Bengkalis Basmah Hairani, ME, sy, Sekcam Rafli Kurniawan, S,IP.M.Si dan Iriadi karesia, sesuai bidang nya masing masing.

IKLAN

Turut hadir dalam acara tersebut yakni, kepala desa Azmi yulfikar, Kepala BPD dan anggota, TPK Desa, dan perangkat Desa.

Dalam kesempatan tersebut, Basmah Hairani menyampaikan berbagai macam cara untuk tata cara kerja TPK Desa dalam melakukan pembangunan yang dilakukan oleh pihak Desa untuk masyarakat di Desanya.

Banyak yang di sampaikan oleh narasumber Basmah Hairani yang di fahami oleh peserta pelatihan tersebut, antara lain tentang pengadaan barang dan jasa Desa dan segelintir pengelolaan keuangan dan penertiban aset Desa, seperti penggandaan barang dan jasa ini bisa di lakukan dengan tiga indikator secara swakelola keseluruhan seperti normalisasi, body jalan dan semenisasi.

“Ada yang swakelola, penggandaan, dan dari pihak lain, contoh pembangunan sumur bor yang harus di lakukan pihak lain dan contoh yang lainnya”, tutup Basmah Hairani.

Sekcam Rafli Kurniawan juga mengatakan kita saling berbagi ilmu dan apa permasalahan yang terjadi di Desa terkait pengadaan barang dan jasa ini, khususnya Desa-Desa di wilayah Kecamatan Bengkalis.

“Harus ada revisi yang harus di lakukan oleh pihak Desa tentang pengadaan barang dan jasa di Desa. Dimana lebih di tekan kan cara swakelola dengan memaksimalkan cara kerja pemdes dengan Masyarakat melalui gotong royong oleh tim TPK dan masyarakat desa, selanjut nya dengan cara di lakukan oleh pengusaha barang dan jasa, contoh pelaku usaha barang dan Jasa atau pihak lain”, ucapnya.

“Masyarakat wajib kita libatkan dalam kegiatan swakelola penggandaan barang dan jasa di pemerintahan desa ucap Rafli lagi. Mungkin secara aturan sudah kita ikuti tetapi secara teknis masih banyak kekurangan. Dalam hal ini komunikasi, SDM yang berkualitas dan pemahaman yang baik harus lebih di tingkatkan lagi”, tutup Rafli .

Dalam pelatihan ini, salah seorang narasumber yaitu Iriadi karesia Korcam Bengkalis, menyampaikan bahwa jumlah APBD Desa terus meningkat.

“Dengan itu untuk kegiatan yang dilakukan Desa harus dengan musyawarah sesuai dengan bidang tugas nya masing masing”, ucap Iriadi.

Kata Iriadi lagi, banyak perencanaan dan pelaksanaan menyalahi spesifikasi, dan ini akan menimbulkan temuan-temuan di Desa, maka dari itu harus ada perencanaan yang matang”, ujar Iriadi karesia.

Kegiatan pelatihan ini di lanjut dengan sesi tanya jawab dan di tutup dengan sesi foto bersama. RN/ZN

No More Posts Available.

No more pages to load.