Petani Bungaraya Bersyukur, Alat Berat Dari BWSS III Propinsi Riau Kembali Cuci Paret Tersier dan Sekunder

oleh -9.090 views

SIAK | Metrotempo.co – Balai Wilayah Sungai Sumatera  III ( BWSS III ) melakukan penggalian saluran tersier pada daerah sawah yang berada dipaket B,C,D Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak.Tidak tanggung tanggung, tahun ini 2026 BWSS III mengirim alat berat sebanyak 3 unit untuk melakukan saluran tersier yang selama ini menjadi harapan masyarakat petani karena sudah banyak yang mengalami pendangkalan.

Kasatker BWSS III, NIZAM ketika dikonfirmasi di lapangan yang kebetulan beliau sedang melakukan kunjungan ke Bungaraya melihat pekerjaan yang sedang dilaksanakan dilapangan mengatakan bahwa, terkait penggalian parit tersier di Kecamatan Bungaraya ini sudah diusulkan sejak tahun 2024.

IKLAN

“Untuk penggalian paret tersier tahun ini baru terialisasi, dan  tahun ini target kita sepanjang 16 KM . Alhamdulillah dilapangan sampai sekarang sudah mencapai 30 KM dan mudah-mudahan bisa mencapai 40 KM,” ungkapnya.

Senada disampaikan Pengamat BWSS III Isran, Ia mengungkapkan penggalian saluran tersier tahun ini khusus dipaket B,C,D sesuai dengan kewenangan Daerah Irigasi Rawa Siak Kiri Paket B,C,D adalah kewenangan pusat yaitu Kementrian PU.

“Alhamdulillah penggalian saluran tersier khusus nya di paket B,C ,D sudah terealisasi , kegiatan ini semua sesuai dengan kewenangan daerah irigasi rawa Siak kiri paket B,C,D yang merupakan kewenangan kementerian PU Pusat,” jelasnya.

Sementara itu, Rastono Ketua Kelompok Tani Sri Rejeki , Kampung Kemuning Muda menyebutkan, dengan adanya program penggalian parit ini memudahkan petani untuk mendapatkan air. Sebab, menurut menurut Rastono, dangkalnya parit membuat petani kesulitan memperoleh air. Selain itu, juga membuat biaya pengeluaran petani semakin bertambah.

“Kalau parit dangkal petani kerja keras untuk memindahkan air menggunakan mesin dari parit besar ke parit kecil, setelah parit kecil penuh baru di pindahkan ke sawah. Dua kali kerja biaya dan tenaga makin banyak yang dikeluarkan, terlebih lagi, saat musim tanam, air menjadi prioritas utama berlangsungnya proses tanam padi, ” ungkapnya.

Penghulu Kampung Kemuning Muda, Mujiono mengucapkan terimakasih kepada PU BWSS III Propinsi Riau yang telah membantu para petani untuk memenuhi kebutuhan nya dalam hal memberikan atau menggali paret sekunder maupun tersier yang ada di persawahan Kecamatan Bungaraya.

“Terimakasih kami ucapkan kepada BWSS III Propinsi Riau yang telah melakukan pencucian paret sekaligus menggali paret sekunder maupun tersier yang sudah dangkal, tentunya dengan pengalian ini sangat membantu petani kami dalam kebutuhan air untuk mencukupi sawah mereka ketika musim tanam dan lain-lain. Semoga kegiatan penggalian parit ini terus dilakukan agar paret-paret yang dangkal bisa normal kembali dan dapat menampung air dari hujan maupun air dari Tasik danau pesim-sim,” pungkasnya. ( Masgin)

No More Posts Available.

No more pages to load.