Meriahkan HUT RI ke-81, Kukerta UNRIDA Siak Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

oleh -21.090 views
Penulis : Hendra Dedafta- Mahasiswa/i Kukerta UNRIDA Siak Bersama Penghulu serta Masyarakat Kampung Buantan Besar setelah Pemeriksaan Kesehatan Gratis

METROTEMPO|SIAK – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau Indonesia (Unrida) Siak menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi Pola hidup sehat bagi warga berusia 40 tahun ke atas. Di Lapangan Bola Kaki Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Sabtu 22 Agustus 2026.

Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan setelah pelaksanaan jalan santai dan senam bersama yang digelar masyarakat Kampung Buantan Besar dalam memeriahkan HUT RI.

Ketua Kukerta Unrida Siak, Hendra, mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bagian dari program kerja mahasiswa dengan mengusung tema “Kukerta Berdampak”.

Menurutnya, melalui program tersebut mahasiswa/i Kukerta ingin memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat selama menjalankan pengabdian di Kampung Buantan Besar.

“Kami ingin kehadiran Kukerta tidak hanya sebatas menjalankan kegiatan, tetapi juga memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat,” ujar Hendra.

Dalam kegiatan itu, mahasiswi dari Program Kebidanan dan Administrasi Kesehatan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada warga, khususnya masyarakat berusia 40 tahun ke atas. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah atau tensi serta kadar gula darah serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat.

“Kami juga memberikan edukasi tentang pola hidup sehat, agar masyarakat lebih menjaga dan memperhatikan kondisi kesehatan,” katanya.

Hendra menyebutkan, sebanyak 41 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Kegiatan mendapat respons positif dari masyarakat yang terlihat antusias memanfaatkan layanan kesehatan yang diberikan mahasiswa/i Kukerta.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan gratis tersebut merupakan salah satu program kerja yang telah disusun selama melaksanakan Kukerta di Kampung Buantan Besar.

“Kami akan berupaya memberikan yang terbaik untuk warga Kampung Buantan Besar selama pelaksanaan Kukerta,” ujarnya.

Mahasiswa Kukerta Unrida Siak melaksanakan pengabdian selama 30 hari, terhitung sejak 13 Agustus hingga 14 September 2026. Selama berada di Kampung Buantan Besar, mahasiswa akan menjalankan sejumlah program kerja yang diharapkan dapat memberikan dampak positif dan manfaat bagi masyarakat.

Penghulu Kampung Buantan Besar, Suwanto, mengatakan pemerintah kampung bersama masyarakat turut menggelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi upacara bendera, menghias lingkungan dan jalan kampung, pertandingan olahraga serta berbagai perlombaan masyarakat yang berlangsung sejak 13 hingga 22 Agustus 2026.

“Melihat antusiasme masyarakat untuk memeriahkan HUT RI, pemerintah kampung sangat mendukung. Berkat kolaborasi bersama pemuda, masyarakat dan para donatur, serta dibantu Mahasiswa/i Kukerta dari Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai, Muhammadiyah (Umri) Provinsi Riau dan Universitas Riau Indonesia (UNRIDA) Siak seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan dengan sangat meriah,” kata Suwanto.

Ia berharap kemeriahan peringatan HUT RI tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu membangkitkan semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat.

“Semoga kemeriahan ini membangkitkan semangat kemerdekaan di jiwa warga Kampung Buantan Besar, serta mengenang perjuangan para pahlawan dan pendahulu yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Selain memiliki kehidupan masyarakat yang aktif, Kampung Buantan Besar juga menyimpan potensi sejarah dan budaya yang menjadi bagian dari perjalanan Kesultanan Siak Sri Indrapura. Seperti Kolam Hijau merupakan situs sejarah peninggalan sejarah Siak sejak tahun 1723, tempat ini dulunya digunakan oleh Raja Kecik (Sultan Abdul Jalil Rachmad Syah), pendiri Kerajaan Siak, beserta para prajuritnya untuk memandikan dan mencuci keris serta tombak sebelum berperang.

Serta, Makam Sultan di Kampung Buantan Besar merupakan situs pemakaman Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah, yang lebih dikenal sebagai Raja Kecik, pendiri pertama Kesultanan Siak Sri Inderapura. Setelah wafat pada sekitar tahun 1745–1746. Dan merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah awal perkembangan Kesultanan Siak. Keberadaan makam tersebut menjadi bagian dari jejak sejarah yang menunjukkan bahwa kawasan Buantan memiliki hubungan erat dengan sejarah Kesultanan Siak sebelum pusat pemerintahan kesultanan berkembang di kawasan Siak Sri Indrapura.

Jejak sejarah tersebut menjadi potensi tersendiri bagi Kampung Buantan Besar untuk dikembangkan sebagai kawasan yang tidak hanya memiliki kegiatan masyarakat yang aktif, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya.

Dengan perpaduan kegiatan sosial, kesehatan, budaya serta semangat gotong royong masyarakat, peringatan HUT ke-81 RI di Kampung Buantan Besar diharapkan menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kampung dan sejarah daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.