Forikan Siak Gelar Pelatihan Pengolahan Pangan

oleh -150.090 views

SIAK | METROTEMPO Guna meningkatkan tingkat konsumsi masyarakat terhadap bahan makanan bersumber ikan. Forum Makan Ikan (Forikan) Kabupaten Siak bekerjasama dengan PT BSP menggelar pelatihan pengolahan makanan berbahan ikan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di 2 kecamatan, yakni Tualang dan Sungai Mandau, Selasa (7/7/2020).

Kegiatan pelatihan pengolahan pangan berbahan ikan ini tidak lain untuk mengkampanyekan gemar makan ikan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya stunting pada anak, karena kandungan omega 3 dan gizi yang tinggi pada ikan.

Dalam pelatihan tersebut, terlihat antusias peserta di dua kecamatan saat mengikuti pelatihan yang digelar oleh Forikan Siak. Hal itu ditunjukkan dari aktifnya para peserta melemparkan pertanyaan kepada narasumber dalam kegiatan itu.

Salah seorang peserta, Ketua PKK Kampung Perawang Barat Indriawati, menuturkan bahwa pelatihan memasak ikan ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan ibu-ibu peserta lainnya.  Menurutnya, usai mengikuti pelatihan masing-masing Ketua PKK Kampung, selanjutnya dapat berbagi ilmu kepada seluruh kaum ibu di kampungnya masing-masing.

“Kami sangat senang dengan pelatihan pengolahan ikan ini. Banyak hal-hal baru yang kami peroleh dan nanti akan kami bagikan kepada ibu-ibu hamil maupun ibu balita,” ujarnya.

Sementara itu, Chef Fitra Nugraha yang menjadi narasumber, saat melakukan demo masak, memaparkan bahwa prinsip utama dalam memasak adalah spirit untuk selalu membuat sajian yang lezat dan sehat.

Ia juga memaparkan resep masakan Tuna Steak Sambal Matah, Sop Tenggiri Belimbing Wuluh, Dim Sum Hakaw Tenggiri dan Bubur Patin untuk Balita kepada peserta.  Resep tersebut merupakan hasil kreasinya sendiri.

Ia menjelaskan, menu masakan berbahan ikan akan tetap terasa nikmat dan lezat dengan tanpa mengurangi kandungan gizi, jika diolah dengan cara yang benar dan sehat.

“Untuk mengolah ikan jangan terlalu matang atau over cook, karena bisa menghilangkan kandungan omega 3 dan gizi lainnya,” sebutnya.

Sambungnya, untuk memasak bisa menggunakan ikan dan bahan-bahan lainnya yang mudah didapat. Chef Fitra juga menggunakan ebi kering yang sudah dihaluskan untuk mengganti penyedap masakan.

“Semoga pelatihan masak ikan ini bisa memberi inspirasi bagi ibu-ibu dalam  mempersiapkan menu istimewa bagi keluarga dan khususnya bagi ibu-ibu hamil dan ibu Balita, agar anaknya terhindar dari stunting,” ujarnya.

Mantan Chef restoran di Bali, Lombok, dan Surabaya ini menyampaikan, metode memasak yang dia tampilkan adalah dengan cara mengukus dan merebus.  Selain itu, ia juga menunjukkan bagaimana tips memotong bawang agar tidak mempengaruhi kualitas rasa masakan yang dibuat.

Ketua Forikan Kabupaten Siak Rasidah menambahkan, kegiatan pelatihan memasak bahan ikan ini dilaksanakan dalam rangka pencegahan stunting di Kabupaten Siak. Tujuannya kata dia untuk menambah wawasan bagi peserta. Dimana ketua PKK Kampung sebagai peserta bisa menyampaikan kepada kaum ibu yang ada di kampungnya masing-masing.

Seperti diketahui, lanjut Rasidah, kandungan gizi yang baik didalam ikan akan sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak, terutama mampu meningkatkan kecerdasan otak pada anak.

“Saya berharap, anak-anak Kabupaten Siak selalu sehat, cerdas dan mampu bersaing dengan daerah lain, tapi yang terpenting bisa tercegah dari stunting,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting karena mendukung program pemerintah dalam rangka pencegahan stunting melalui pelatihan memasak atau mengolah makanan berbahan ikan lokal. Harapannya kata dia, dapat memenuhi asupan gizi yang cukup kepada keluarga, tidak hanya anak-anak, tapi mulai umur bayi sampai dewasa. [Abb]

No More Posts Available.

No more pages to load.