Bupati Kasmarni: Pemkab Bengkalis Senantiasa Mendukung Keberadaan MDTA

oleh -48.090 views

BENGKALIS|METROTEMPO- Sebagai salah satu penguat pendidikan khususnya di bidang agama, MDTA menjadi sebuah lembaga yang keberadaannya harus senantiasa mendapat perhatian Pemerintah, mengingat MDTA merupakan sarana utama dalam membentuk karakter serta kepribadian anak agar kedepannya kita dapat menciptakan insan-insan agamis dan ber akhlakul karimah.

Alhamdulillah, selama ini kami melihat, bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis senantiasa mendukung dan selalu mengakomodir setiap keluhan yang diinginkan para tenaga pendidik MDTA di Kabupaten Bengkalis, Salah satunya seperti menaikkan honor para guru MDTA. Di Kabupaten Bengkalis sehingga telah mendapatkan honor sebesar Rp. 700.000.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Koordinator Kabupaten Kelompok Kerja Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (Koorkab KKG MDT) Kabupaten Bengkalis H. Bona Faizal, didampingi Sekretaris Koorkab Husen Madhusen, Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bengkalis Afdal Dininil Haq, Sekretaris DPC FKDT Kabupaten Bengkalis Jasrizal, serta beberapa pengurus FKDT Kabupaten Bengkalis saat melakukan audiensi dengan Bupati Bengkalis Kasmarni, di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Selasa (24/8/2021).

Dikatakan Koorkab KKG MDT, saat ini, MDTA terkena dampak yang sangat besar saat pandemi Covid-19 dimana, mereka tidak bisa melangsungkan kegiatan belajar secara tatap muka. Sedangkan mereka mengaku tidak sanggup menerapkan pembelajaran secara virtual dengan fasilitas yang minim saat ini.

Selain itu, fasilitas yang dimiliki pun masih sangat kurang, baik berupa komputer, papan tulis, kursi, dan meja. Untuk itu, besar harapan kami kepada Pemerintah Daerah untuk bisa mengakomodir keluhan tersebut.

“Tidak hanya itu, kami juga meminta kepada Pemerintah Daerah Bengkalis untuk menerbitkan sebuah regulasi yang berkaitan dengan MDTA. Selain itu, kami juga ingin diberlakukan ijazah MDTA sebagai salah satu syarat bagi siswa SD yang beragama Islam untuk melanjutkan pendidikan di jenjang SLTP,” ujarnya.

Bupati Bengkalis Kasmarni dalam audiensi tersebut, menyambut baik dan mengaku akan mempelajari lebih lanjut terkai pembuatan regulasi terhadap MDTA ini.

Menurut Kepala Daerah Bengkalis, ketika ingin menerbitkan sebuah peraturan tentu nanti juga terdapat resiko yang dihadapi.

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada prinsipnya akan terus mendukung MDTA, karena MDTA memiliki peran strategis dalam menciptakan SDM unggul beriman dan beimtaq di Kabupaten Bengkalis. Namun khusus dalam penerbitan peraturan, nanti kita cari formulasinya terlebih dahulu, supaya tidak menjadi hambatan serta mengangkangi peraturan yang lebih tinggi,” ujar Bupati Bengkalis.

Sebagai seorang ibu, tentunya saya ikut prihatin dan mengaku khawatir denga napa yang dihadapi oleh MDTA saat ini, karena ini berkaitan dengan SDM serta karakter anak-anak yang ada di Kabupaten Bengkalis kedepannya.

“Jadi segala keluhan yang disampaikan oleh Bapak H, Bona Faizal, akan kita coba cari solusinya, seperti operasional di MDTA contohnya, kita akan coba anggarkan, dan nanti kita bantu. Tapi tidak semuanya, nanti akan kita komunikasikan dengan Koorkab KKG MDT, kita lihat mana yang betul-betul membutuhkan,” ungkapnya.

Lalu berkaitan dengan pemberlakuan ijazah MDTA sebagai salah satu syarat bagi siswa SD yang beragama Islam untuk melanjutkan pendidikan di jenjang SLTP, ini sudah dilakukan oleh kami (Pemerintah Kabupaten Bengkalis).

“Jadi sekarang penerimaan siswa sekolah sudah dilakukan secara online, dimana nantinya mereka menginput data secara online. Dinas Pendidikan sudah memberikan penekanan kepada panitia seleksi penerimaan peserta didik baru tersebut, dimana siswa yang memiliki ijazah MDTA menjadi prioritas bagi sekolah tersebut, dan hal itu sudah diberlakukan sejak dua tahun belakangan ini,” ucap Kasmarni. (Prokopim/zulfan)

No More Posts Available.

No more pages to load.