Wakil Bupati Aceh Tamiang, Dan Kapolres Mengikuti Vidcon Bersama Presiden Republik Indonesia

oleh -293.090 views

ACEH TAMIANG|METROTEMPO –

Wakil Bupati Aceh Tamiang H.T. Insyafuddin ikuti Vidcon bersama Presiden Republik Indonesia di Aula Bupati Aceh Tamiang, pada Kamis,(16/09/2021).

Dalam arahannya ¬†Presiden Republik Indonesia menyampaikan “Perkembangan kasus harian di Negara Indonesia dari mulai awal pernah mencapai puncak pada 1 Februari pada angka 12.800 kasus positif Covid-19, itu masih belum varian Delta, Maret April Mei pernah turun sampai di diangka 12.600 kasus positif per hari, namun karena adanya acara mudik ditambah dengan varian Delta dari 12.600 Kasus positif naik menjadi 56.000 pada 15 Juli, dan para epidomolok kanan kiri menyampaikan apabila tidak bisa diturunkan pada Agustus Kasus positif akan meningkat 80.000 dan September 160.000 perhari dan apabila terus tidak bisa dikendalikan akan mencapai 400.000 kasus”. Ucapnya.

Presiden menjelaskan Pada 15 Juli telah dilakukan monitoring di Rumah sakit Jawa dan bali telah ditambah tenda di halaman Faskes menunjukkan bahwa sarana dan prasarana difaskes telah maksimal, serta tetap harus bersyukur, dari 56.000 kasus postif telah turun 3.900 kasus pada 15 September, keberhasilan tersebut berkat kerja keras bersama.

Presiden menyampaikan “Sebagai Negara besar dengan penduduk 274.000.000 jiwa nomor empat penduduk terbesar didunia, didalam sepuluh besar peringkat kasus positif Covid-19, Indonesia tidak termasuk didalamnya mulai dari awal hingga saat ini tidak termasuk dalam peringkat kasus positif Covid-19”. tuturnya.

Secara Nasional pertumbuhan ekonomi di Quartal ke2 tumbuh sebesar 7,07%, di Aceh pertumbuhan ekonomi Quartal ke dua hanya tumbuh 2,56%, Inflasi Nasional 1,5%, di Aceh 2,2% angka tersebut dalam kategori sangat kecil.

Diakhir arahannya Presiden menyampaikan ¬†“Realisasi APBD di Aceh pada 10 September realisasinya baru diangka 35%, dan yang terendah di Aceh singkil 27%, di Bank APBD Daerah masih 5,6 Triliun hal tersebut masih besar di sebuah Provinsi, apabila uang bisa keluar dan beredar di masing-masing Daerah maka ekonomi akan naik, pihaknya berharap penyerapan APBD bisa cepat dan jangan simpan di Bank”. Ucapnya.

Presiden ¬†berharap “Ekonomi masyarakat tidak terganggu karena adanya Covid-19, karena untuk perlindungan sosial dari pemerintah pusat semua titik telah diinjeksi PKH 28 Triliun, sembako 48 Triliun, Diskon listrik 9,5 Triliun, Bansos Tunai, 17,5 Triliun, Bantuan Beras 3,6 Triliun, Kartu prakerja 21Triliun, BLT dari Dana Desa 28,8 Triliun,Subsisdi Internet 8,5 Triliun, Subsidi upah 8,8 Triliun, Banpres 15 Triliun, sebenarnya bantalan sosial telah kuat apabila ditimpa dengan rellisasi APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten, dan APBD Kota, akan memberikan efek ekonomi yang baik”. Harap Presiden.

Turut hadir ikut serta dalam acara vidcon bersama Presiden Republik Indonesia dari Kab. Aceh Tamiang, Supriyanto ST Ketua DPRK, Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita Dandim 0117, AKBP Imam Asfali, S.I.K Kapolres, Rajesh Kana, SH. MH Kasi Intel Kajari Aceh Tamiang.(Hrp/spm)

No More Posts Available.

No more pages to load.