Wabup Bagus Santoso Minta Penanganan HIV/AIDS Terkoordinasi dan Berkesinambungan

oleh -157.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Dalam rangka mengintensifkan kegiatan Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melaksanakan Rapat komisi penanggulangan AIDS di Aula ruangan rapat Dinas Kesehatan, Jum’at (28/10/2022) Siang.

Kabid Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Irawadi, menyampaikan, dalam penanganan HIV/AIDS ini perlu penanganan lebih serius dengan sasaran lokalisasi dan tempat terjadinya penularan HIV/AIDS tersebut seperti di tempat hiburan malam dan ini dilakukan secara kontiniu tanpa batas waktu.

Berdasarkan kerangka acuan dari Komisi Penanggulangan HIV/ AIDS, KPA Kabupaten Bengkalis secara lokal, kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Bengkalis menunjukkan kecenderungan meningkat dari tahun ke tahun. Sejak ditemukan pertama kali tahun 2004 sampai dengan tahun 2022, sebanyak 730 Orang dengan HIV/AIDS (Odha) di Kabupaten Bengkalis yang telah dilaporkan.

Infeksi HIV dan AIDS di Kabupaten Bengkalis terjadi hampir di semua kecamatan dengan sebarannya pada beragam profesi dan dari berbagai golongan.

Dari data Kumulatif Kasus HIV/AIDS berdasarkan Pekerjaan Dan Profesi di Kabupaten Bengkalis dari bulan Januari s.d September 2022, kasus terbanyak terjadi pada pekerja wiraswasta sebanyak 10 kasus, disusul Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 5 kasus, Supir 4 kasus, Buruh 3 kasus, Security 2 kasus, pelajar 1 kasus, Petani 1 kasus, Manager 1 kasus, Honorer 1 kasus, Tidak Bekerja 4 Kasus.

Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso Selaku Ketua Pelaksana menyampaikan, bahwa penanggulangan HIV dan AIDS menjadi tugas semua pihak.

“Pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan bersama KPA adalah ujung tombak dalam mensosialisasikan tentang bahaya penyakit HIV/AIDS ini,” Tegas Bagus.

Makanya, sambung Bagus lagi melalui rapat koordinasi ini hendaknya dapat semakin meningkatkan koordinasi kita dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS dan teridentifikasinya berbagai masalah serta solusi terkait pelaksanaan program penanggulangan masalah HIV dan AIDS di Kabupaten Bengkalis ini.

Tampak Hadir diacara tersebut, Ketua PC Ikatan Bidan Indonesia Safra Rita Kurniasih, Perwakilan dari RSUD Dr. Nani R. Kasi Dinas Sosial M Syafwan, Perwakilan dari Polres Bengkalis Boy Ananda.M, Kadishub diwakili Rahmad Santosa, dan tamu undangan lainya. (Prokopim/zulfan)

No More Posts Available.

No more pages to load.