Bupati Buka Acara Diseminasi Restorasi Ekosistem Gambut

oleh -116.090 views

BENGKALIS | Metrotempo.co – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Republik Indonesia, karena telah menetapkan pulau Bengkalis sebagai salah satu dari tujuh (7) Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) yang akan dikembangkan menjadi model pengelolaan ekosistem gambut yang sistimatis dan terpadu. Semua ini merupakan wujud kepedulian BRGM-RI, agar gambut yang ada di Daerah kita ini, benar-benar dapat dipulihkan serta bermanfaat bagi alam dan masyarakat banyak.

Hal ini disampaikan Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Bengkalis Johansyah Syafri saat menghadiri membuka acara Diseminasi Pilot Model Restorasi Ekosistem Gambut Sistematis Terpadu di KHG Pulau Bengkalis di Ruang Rapat lantai II BPP Bengkalis, Selasa (08/11/2022).

Terkait hal tersebut, Johan berharap pada waktunya nanti kegiatan ini dapat memberikan dampak yang positif, bukan saja pada pemulihan dan pemeliharaan ekosistem gambut itu sendiri, akan tetapi juga pada kehidupan masyarakat.

“Kepada Tim Pokja BRGM RI, untuk menyampaikan, menjelaskan konsepsi restorasi ekosistem gambut sistimatis dan terpadu di KHG Pulau Bengkalis ini sehingga bisa kita samakan persepsi dalam implementasi nantinya,” ujarnya seraya menambahkan saat ini Kabupaten Bengkalis memiliki luas lahan gambut setara dengan 69,68% dari total luas daratan Kabupaten. Juga memiliki kawasan mangrove lebih kurang 33,016 hektar, meliputi beberapa Desa dan Kecamatan,” pinta Johan.

Usai pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber, yaitu Kepala Kelompok Kerja Terkini Restorasi Gambut, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia Agus Yasin dan Abdul Muthoin.(prokopim/zulfan)

No More Posts Available.

No more pages to load.