Pemkab Siak Dukung Produksi Sampah TPA Jadi Pupuk Organik Siak Nusantara

oleh -26.090 views
Penulis : BB

SIAK |metrotempo.co – Pemerintah Kabupaten Siak memberikan dukungan terhadap upaya pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buantan Besar menjadi pupuk organik Siak Nusantara. Program ini dinilai memiliki potensi besar untuk mengurangi persoalan penumpukan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat. Siak, Selasa 2 Juni 2026.

Dukungan tersebut disampaikan Anggota DPRD Siak, Sujarwo, usai melakukan peninjauan untuk kedua kalinya ke lokasi pengelolaan sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Siak.

Menurut Sujarwo, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung proses produksi pupuk organik yang dikelola kelompok Bank Sampah Buantan Besar, sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang diperlukan agar kapasitas produksi dapat terus ditingkatkan.

“Ini kali kedua saya meninjau lokasi pengelolaan sampah menjadi pupuk organik bersama dinas terkait. Kami ingin melihat langsung dan mendata apa saja yang perlu disesuaikan untuk mendukung kelompok bank sampah agar produksinya semakin meningkat,” kata Sujarwo.

Ia menilai pengolahan sampah organik di TPA Buantan Besar memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Selain mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi, program tersebut juga dapat menjadi solusi dalam mengatasi persoalan overload sampah di TPA.

“Kalau saya melihat langsung di lokasi, yang mereka produksi ini sangat berpotensi berhasil dan bisa dikembangkan lebih besar lagi. TPA seharusnya menjadi tempat pengelolaan sampah, bukan sekadar tempat pembuangan sampah,” ujarnya.

Sujarwo menjelaskan, saat ini volume sampah yang masuk ke TPA Buantan Besar mencapai sekitar 20 ton per hari. Namun, kelompok pengelola baru mampu mengolah sekitar 5 ton sampah menjadi pupuk organik karena masih terkendala fasilitas produksi.

“Mereka masih terkendala tempat dan mesin yang lebih canggih. Kalau fasilitas itu terpenuhi, produksi bisa ditingkatkan dan sampah tidak lagi menumpuk hingga overload,” jelasnya.

Tambahnya, pengembangan usaha pengolahan sampah organik tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga berpotensi menciptakan sumber pendapatan baru dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Ini bisa membuka peluang kerja juga bagi masyarakat. Kami juga siap membantu proses pengurusan izin usahanya agar bisa berkembang lebih besar,” ungkapnya.

Sujarwo mengungkapkan, produk pupuk organik yang dihasilkan kelompok Bank Sampah Buantan Besar saat ini mulai mendapat perhatian pasar. Sejumlah permintaan dalam jumlah besar sudah mulai berdatangan, menandakan tingginya potensi pengembangan usaha tersebut di masa mendatang.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan penyediaan fasilitas yang memadai, pengelolaan sampah menjadi pupuk organik “Siak Nusantara” diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pengurangan sampah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis lingkungan di Kabupaten Siak.

No More Posts Available.

No more pages to load.