Aksi Demo Gempur Jilid II, Ketua DPRD Bengkalis H. Khairul Umam Temui Ratusan Mahasiswa

oleh -47.090 views
IKLAN

BENGKALIS | METROTEMPO –¬†Setelah dua kali melakukan unjukrasa oleh ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Buruh dan Rakyat (Gempur) di Kabupaten Bengkalis Jilid I dan Jilid II didepan kantor DPRD Bengkalis, Jalan Antara, Selasa 13 Oktober 2020.

Aksi unjuk rasa tersebut bertujuan menolak dan membatalkan Omnimbus Law tentang undang undang cipta kerja. Saat unjuk rasa pada Jilid II ini, ratusan mahasiswa dan buruh langsung ditemui Ketua DPRD Kab Bengkalis H. Khairul Umam dan dua anggota DPRD Kab Bengkalis.

IKLAN

Sebelum menandatangi kata Kesepakatan terkait tuntutan ratusan mahasiswa, penyampaian Gempur meminta kepada Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis bahwa Undang Undang Cipta Kerja agar DPRD menolak dengan disahkannya UU Ciptaker tersebut.

BACA JUGA  Alfedri Lantik Pengurus SAKO Pramuka Ma'arif Nahdatul Ulama Yang Pertama di Kwarcab 09 Siak.

“Kami dengan tegas menolak Omnimbus Law Ciptaker yang telah disahkan menjadi undang Undang serta diterbitkannya peraturan pemerintah pengganti undang Undang (perpu),”ungkap Korlap aksi Fahrian Ramdhani.

BACA JUGA  Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2021

Sementara, Ketua DPRD Bengkalis H.
Khairul Umam mengatakan berkenaan dengan disahkannya Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR RI pada tanggal 5 Oktober 2020, telah terjadi aksi unjuk rasa penolakan terhadap UU tersebut oleh eleman Mahasiswa, serikat para buruh, dan masyarakat di Kabupaten Bengkalis khusus nya dan secara Nasional umum nya

BACA JUGA  Terkait Pasar Ramadhan 1442 H, Camat Novendra Tak Keluarkan Rekomendasi

“Sehubungan dengan hal tersebut, DPRD Bengkalis dengan ini akan meneruskan aspirasi elemen mahasiswa dan serikat pekerja buruh Kabupaten Bengkalis yang menyatakan menolak pemberlakukan UU Ciptaker (Omnimbus Law) yang telah disahkan pada tanggal 5 Oktober 2020 lalu.

Jadi penolakan ini akan saya sampaikan, ke DPR RI, Menteri Tenaga Kerja, Presiden RI, Mahasiswa, pekerja buruh dan para himpunan mahasiswa,”ujar Khairul Umam. (Zulfan)