Permudah Urusan Arsip, Pemkab Bengkalis Hadirkan Aplikasi Srikandi

oleh -64.090 views

BENGKALIS|METROTEMPO-Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bekerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menggelar bimbingan teknis Implementasi E-Arsip Terintegrasi SRIKANDI bagi Perangkat Daerah, Rabu (24/1/2021), di Aula Pertemuan Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis.

Bimtek implementasi E-Arsip terintegrasi SRIKANDI bagi Perangkat Daerah tersebut menghadiri langsung Direktur Kearsipan Daerah I Republik Indonesia Dr. Muhammad Sumitro, SH. MAP.

Dalam sambutannya Bupati Bengkalis melalui Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso mengatakan Bimtek ini merupakan sebagai langkah awal, untuk dapat memahami serta mempersiapkan diri guna mengimplementasikan aplikasi sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi atau yang disebut dengan Srikandi. Karena SRIKANDI ini merupakan amanat dari peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

“Saya yakin, semua kita tentunya telah menyadari, bahwa pengelolaan arsip yang tertib, teratur dan terpercaya sangat berperan penting dan bernilai strategis di pemerintahan khususnya pada sebuah Perangkat Daerah, karena arsip itu berisikan informasi yang berguna dalam pengambilan sebuah keputusan dan kebijakan, juga sebagai alat bukti bila terjadi masalah, dan dapat juga dijadikan sebagai alat pertanggung jawaban menajemen serta sebagai alat transparansi birokrasi,” ungkap Bagus.

Lebih lanjut Bagus menegaskan jika arsip dikelola dengan tidak tertib, justru akan menimbulkan masalah bagi Perangkat Daerah. seperti menumpuknya arsip yang tidak ada gunanya serta sistem tata arsip yang tidak menentu, dapat mengakibatkan ruangan terasa sempit dan tidak nyaman, begitu pula apabila suatu arsip sulit untuk ditemukan, maka akan menjadi hambatan dalam proses pengambilan keputusan dan dapat mempersulit proses hukum maupun pertanggung jawaban.

“Kami Pemerintah Daerah sangat mendukung adanya aplikasi SRIKANDI ini, apalagi dengan adanya aplikasi ini sejalan dengan misi kita yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera”, pungkasnya.

Kemudian Direktur Kearsipan Daerah I Republik Indonesia Dr. Muhammad Sumitro mengatakan dengan adanya aplikasi kearsipan berbagi pakai berbasis elektronik, merupakan sebuah sistem informasi berupa aplikasi yang dapat menjamin arsip sebagai informasi autentik dengan pemeliharaan sesuai kebutuhan, serta untuk menjamin ketersediaan arsip dinamis yang senantiasa siap diakses oleh pengguna (user), Untuk itu kita perlu merubah mindset yang selama ini beranggapan bahwa arsip adalah sesuatu yang tidak menarik dan tidak penting, namun menjadi berharga ketika arsip yang dicari tidak ketemu, apalagi menyangkut informasi penting dan berdampak kerugian bagi pemerintah maupun masyarakat pada umumnya.

Hadir dalam pembukaan tersebut Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Johansyah Syafri, Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis H Suarto serta para peserta Bimtek. (Prokopim/zulfan)

No More Posts Available.

No more pages to load.