Tim Forensik Bongkar Makam Bocah 6 Tahun di Siak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri

oleh -68.090 views
Proses pembongkaran makam oleh Tim Forensik untuk autopsi

SIAK|metrotempo.co – Tim Forensik Bid Dokkes Polda Riau bersama Sat Reskrim Polres Siak melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam bocah laki-laki berusia 6 tahun berinisial FA di TPU Kampung Kerinci Kiri, Kecamatan Kerinci Kanan, Siak, Riau.

Pembongkaran makam dilakukan untuk kepentingan autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. Proses tersebut dipimpin langsung ketua Tim Forensik Kompol dr. Desy Martha Panjaitan didampingi dokter forensik dr. Youga Balian Firdaus.

IKLAN

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Dr Raja Kosmos Parmulais,tim mengatakan autopsi dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.

“Autopsi ini untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. Hasil analisis dan laboratorium diperkirakan keluar sekitar satu minggu,” Ucap AKP Kosmos. Siak, Senin 11 Mei 2026

Sebelumnya, telah terjadi dugaan penganiayaan terhadap anak laki-laki usia enam tahun hingga meninggal dunia. Korban mendapat serangkaian kekerasan fisik selama tiga hari sebelum akhirnya meninggal dunia.

Awalnya, Selasa 5 Mei 2026 tersangka kesal karena korban terlalu lama bermain di rumah tetangga. Korban kemudian dipukul menggunakan kayu bulat sekitar panjang 30 sentimeter pada bagian tulang kering.

Kemudian, Rabu 6 Mei 2026 kekerasan kembali terjadi. Tersangka emosi setelah mendapati korban buang air di celana saat bangun tidur. Karena korban tidak mengaku, tersangka kembali memukul tubuh korban menggunakan kayu bulat yang sama.

Puncak penganiayaan terjadi pada Kamis 7 Mei 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, tersangka disebut marah karena korban menolak makan. Ia lalu mengambil batu bata dari teras rumah dan melemparkannya ke kepala kiri korban.

Tak berhenti di situ, tersangka kembali menghantam kepala kanan korban menggunakan batu bata saat korban duduk di meja makan.

Tak lama setelah kejadian, korban ditemukan dalam kondisi kejang-kejang dan tidak sadarkan diri di dalam rumah. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Sungai Kijang sebelum dirujuk ke RSUD Selasih. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.30 WIB.

No More Posts Available.

No more pages to load.